INGIN MERAIH PUNCAK GUNUNG Hari ini adalah titik hidup Anda, dimana Anda bisa mengajukan pertanyaan terhadap diri Anda sendiri: "Apakah Anda sudah menjadi seperti yang Anda inginkan ? Apakah Anda telah dapat mewujudkan cita-cita Anda ?" - Apabila belum, berarti Anda masih mempunyai kesempatan untuk meraihnya, walaupun usia Anda sudah mencapai 67 tahun sekalipun seperti mang Ucup. Misi atau kesempatan kita baru akan berakhir; pada saat nanti kita meninggal dunia, tetapi selama Anda masih hidup, berarti Anda masih mempunyai kesempatan untuk menyelesaikan misi maupun meraih cita-cita Anda
Ketika mang Ucup berusia 10 tahun, saya sangat kagum sekali terhadap Edmund Hillary dan Sherpa Tenzing yang telah berhasil mendaki sampai ke puncak Mount Everest atau puncak gunung tertinggi di dunia. Hal inilah menjadi impian dan cita-cita saya sejak kecil agar bisa mendaki ke puncak tertinggi Mount Everest. Walaupun saya menyadari sepenuhnya, bahwa 10% dari para pendaki gunung ini; pada umumnya tewas dalam perjalanan, tetapi hal ini tidak mengurangi semangat maupun keinginan saya. Tentu pembaca akan tersenyum membaca cita-cita maboknya mang Ucup, bukankah ini seperti juga si Punguk yang merindukan Bulan ! Kenapa mang Ucup masih tetap optimis dan berkeyakinan penuh bisa mewujudkan cita-cita ini ? Lihat saja kakek gaek dari Jepang Katsusuke Yanagisawa; ia telah berhasil mendaki gunung Mount Everest dalam usia 71 tahun. Hal ini pulalah yang mendorong mang Ucup untuk tetap rajin melakukan minimum 50 x Push-Up, fitness dan jogging dua jam setiap hari, seminggu tujuh hari. Dalam arti kata lainnya saya masih mempunyai kesempatan maupun waktu empat tahun lagi untuk mempersiapkan diri. Maka dari itulah di dinding kamar tidur saya tergantung gambar Mount Everest untuk mengingatkan saya; setiap kali bangun pagi; tempat kemana, saya masih harus pergi menjelajahinya. Kita jangan mau di vonis oleh umur maupun kesehatan, sebab selama Anda dan saya masih bisa bernafas berarti kita masih mempunyai kesempatan. Motto hidup saya: "Berusahalah untuk meraih bulan. Sekalipun luput, Anda masih tetap akan berada di antara bintang-bintang." Tentu akan bertanya apa sih manfaatnya bagi dunia apabila bisa mendaki puncak gunung tertinggi di kolong langit ini ? Jawabannya: "Janganlah bertanya apa yang dibutuhkan dunia. Melainkan bertanyalah apa yang membuat Anda bersemangat, dan pergi lakukanlah hal itu, walaupun mungkin tidak harus sekarang. Karena apa yang dibutuhkan dunia adalah orang yang bersemangat !" Mungkin Anda akan mengeluh dan bertanya: "Bagaimana dapat mewujudkan cita-cita setinggi langit, apabila badan sudah sakit-sakitan terus ?" Usia maupun penyakit bukanlah alasan untuk membatalkan cita-cita kita. Lihat saja Lance Amstrong pembalap sepeda yang telah berhasil menjuarai Tour de France sebanyak tujuh kali berturut-turut, walaupun sebelumnya ia telah di vonis sebagai penderita kanker ganas. Di tahun 2009 ini dalam usianya yang telah mencapai 38 tahun ia masih turut berlomba sepeda Tour de France 2009. Begitu juga dengan usia, apakah ada orang percaya, bahwa dalam usia 60 tahun masih bisa ngetop, bahkan sampai dinobatkan jadi Raja R&B. Hal inilah yang terjadi dengan Mbah Surip. Jadi yang menentukan bisa atau tidak bisanya bukanlah orang lain melainkan diri sendiri, bukannya umur maupun kesehatan melainkan keyakinan dan keperyaan Anda sendirilah yang menentukan batasannya. Kita jangan mau dibatasi oleh umur. Age Is Just A Number ! Yang menjadi pertanyaan mang Ucup, apakah istri saya mau mendampingin saya untuk mendaki puncak Mount Everest, walaupun seperti janjinya dalam lagu pop populer Cintaku Sampai Ke Ethopia oleh Ria Resty Fauzy: "kemana pun kau pergi ku akan ikut kamu, walau ke ujung dunia. Jangankan gunung Fujiyama, Puncak Himalaya ku ikut kamu, jangankan ke Kamboja ke Etiopia ku ikut kamu, kalau benar kau cinta aku, ke kutub utara aku ikut kamu" Mang Ucup Email: mang.ucup<at>gmail.com Homepage: www.mangucup.org Facebook

