Komentar terkini  - dari detik.com Bandung :

JOVAN; Tapi faktanya emang semua teroris kebanyakan pake cadar dan
janggut kan, bapak hidayat nur wahid juga harus terima faktanya dong,
emang pemerintah asal ngomong aja, liat aja pelaku bom bali 1 dan bom
bali 2, imam samudra dll, sepertinya mereka merasa bangga bisa
menteror dan sampe dihukum mati pun masih bangga sebagai teroris..
ajaran yg aneh kan ? harusnya mui mengharamkan kegiatan teroris tuh..

MALMSTEEN, Ngak apa2xlah kan kalau jenggot dipotong kan kelihatan
lebih muda...ok

DENI : Terus gimana .....selama ini tuan teroris itu berjangut dan
bercadar .............na lo.....gak bisa dilepas merk itu
kaan...........

JAIM : Memang tidak sesederhana itu... Namun kewaspadaan polisi juga
harus diapresiasi.. Kita ketahui bersama, penggunaan cadar oleh
teroris dijadikan cara yang aman untuk penyamaran.. Oleh sebab itu,
wajar jika polisi menyikapi dengan high alert atas karakter pakaian
tersebut.. Tanpa bermaksud menghina agama, langkah yang dilakukan
polisi sudah sangat tepat.. Yaitu pemeriksaan yang selektif saja..
Lagian, cadar itu bukan budaya indonesia toh.. dia impor dari timur
tengah dan bukan juga berakar dari budaya islam...

BUDI : yah....! tetapi biasanya teroris itu berjanggut dan istrinya
bercadar, coba tanya siapa yang suaminya tertangkap tetapi istrinya
tida bercadar.
      furqon, emangnya itu simbol islam? itu simbol ARAB dan TERORIS!
      robert, Benar Pak, tapi kenapa Selama ini bapak diam saja.......?
      anti khawarij, emang betul,orang jadi takut ikut ngaji di masjid
hanya gara-gara jamaahnya katoknya cingkrang,jenggotnya
panjang,jidatnya belang dan akhwatnya cadaran. Ya Allah,berilah
ketabahan kepada saudara2ku yg terfitnah gara2 teroris khowarij itu !

ABU OBONG BASTARD : Waspadai jenggotan, jidat bermerek, celana
komprang kedodoran, kepala bersorban ubel2 dan perempuannya berpakaian
ala hantu keblak. Mereka penganut faham wahabi dan ihwanul mukminin,
di Timur tengah juga di-kejar2 aparat. Kalau perlu usir dari Indonesia
!!! Merdekaaaa!!!!!!!
      Sampeyan, HNW selama ini kemana ? Makanya jangan ngurusin
Pornografi aja !!! Payah sih kalo orang mencapai kekuasan mengunakan
agama sebagai kendaraan politik. Agama cuam dijadikan simbol dan
dijadikan tameng untuk berlindung.

DIMDIM :  Ini mah lagi lamaaa..! kaset rusak...Jangan disudutkan,
..jangan distigmakan,.. jangan dipojokkan...Tapi pelakunya dia-dia
juga - temannya juga - gerombolannya juga..Gimana seeh... Boss .?!
Jangan aparat dong yang disalahain ..emang dia kewajibanne..
Teroris-teroris bejenggot perusuh masyarakat, ormas bringas, anarkis,
yang berjenggot kok kagak pernah disalaihin sama ente. Jadinya pada
mangkak dah..merasa dilindungi..merasa punya teman...tindakannya
dibenarkan...

MBAH KARTO MISUN, Sampai tua bangka begini saya tidak pernah paham
kenapa jenggot dan daster dikait-kaitkan sama lambang Islam. Setahu
saya jenggoit dan daster pakaian orang Arab di jazirah Arab. Mereka
yang di Siria, Mesir, Jordania, Iraq nggak semuanya jenggotan dan
pakai daster. Itu bukan lambang Islam, itu lambang WAHABI bodoh tukang
bunuh.

AL FURQON : sayang sekali komentar bapak tidak pernah menghujat
teroris, kalau terjadi ledakan bom yang memakan korban, bapak selalu
diam seribu bahasa, tidak pernah mengutuk seolah olah takut mengutuk
karena faktor kesamaan agama dengan si teroris, tetapi kalau rakyat
sudah marah dan mulai bergerak memerangi kaum extremist itu, kemudian
bapak malah baru berkomentar yang isinya minta orang orang dengan gaya
arab dan jenggotan tidak di amuk massa. tetapi tidakkah bapak
menyadari bahwa terrorist itu semuanya bergaya demikian, rakyat juga
tidak salah kalau ngamuk.

KLATEN : Tetapi biasanya teroris itu berjanggut dan istrinya bercadar,
coba tanya siapa yang suaminya tertangkap tetapi istrinya tida
bercadar...(Maaf orang Indonesia asli tidak bercadar) Emangnya itu
simbol islam? itu simbol ARAB dan TERORIS!!!! Maaf Pak Hidayat dari
Klaten........ sebab istri sampeyan sekarang bukan turunan orang jawa
tooo ??? karena turunan Arab, jadi wajar membela orang Arab ....he he

CALON TERORIS : Betul Pak belum tentu teroris bercadar dan berjanggut
saya senang kalau dilarang nanti saya susah ngumpetnya karena semua
terbuka kelihatan wajah aslinya mendingkan bercadar dan bertopeng
diharuskan jadi biar semua gelap gak ketahuan laki dan perempuan saya
setuju banget

BUDI : yah....! tetapi biasanya teroris itu berjanggut dan istrinya
bercadar, coba tanya siapa yang suaminya tertangkap tetapi istrinya
tida bercadar.

FURQON : emangnya itu simbol islam? itu simbol ARAB dan TERORIS!

ROBERT : Benar Pak, tapi kenapa Selama ini bapak diam saja.......?

ANTI KHAWARI : emang betul,orang jadi takut ikut ngaji di masjid hanya
gara-gara jamaahnya katoknya cingkrang,jenggotnya panjang,jidatnya
belang dan akhwatnya cadaran. Ya Allah,berilah ketabahan kepada
saudara2ku yg terfitnah gara2 teroris khowarij itu !

http://bandung.detik.com/commentpaging/2009/08/20/141311/1186401/486/2/hidayat-jangan-sederhanakan-teroris-dengan-janggut-dan-cadar

2009/8/20 Satrio Arismunandar <[email protected]>:

> Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengimbau seluruh pihak termasuk pemerintah 
> untuk tidak membuat stigma teroris yang dibenturkan dengan simbol-simbol 
> keislaman seperti cadar dan janggut, sehingga tidak timbul saling curiga dan 
> menuduh.
>
> "Jangan sederhanakan penanganan masalah terorisme sekadar dengan formalitas 
> jilbab, janggut dan aktifis masjid," kata Hidayat seusai penandatanganan 
> serah terima pengembalian aset Sekjen MPR RI dan aset pemerintahan Pemprov 
> Jabar, di Gedung Sate, Kamis (20/8/2009)
>
> "Karena teroris bisa berlaku dengan wajah apapun," sambung Hidayat.
>
> Ia menambahkan, dengan cara seperti itu justru akan makin membuat teroris 
> menang karena merasa berhasil memecah belah bangsa, sehingga saling 
> memunculkan rasa curiga dan menuduh di antara masyarakat.
>
> "Kemudian buat orang takut ke Masjid dan anak mudanya memilih untuk tidak ke 
> masjid daripada dicap teroris dan memilih hidup hedonis," ia mencontohkan.
>
> Hidayat mengatakan, aparat dan seluruh pihak diimbau untuk lebih berhati-hati 
> dalam penanganan masalah teroris agar tidak muncul kecurigaan dan saling 
> menuduh.
>
>
>
> (dikutip dari Facebook)

>
> Satrio Arismunandar
> Executive Producer
> News Division, Trans TV, Lantai 3
> Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
> Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4034,  Fax: 79184558, 79184627
>
> http://satrioarismunandar6.blogspot.com
> http://satrioarismunandar.multiply.com
>
> Verba volant scripta manent...
> (yang terucap akan lenyap, yang tertulis akan abadi...)
>
> --- On Thu, 8/20/09, Wahyu Dhyatmika <[email protected]> wrote:
>
>
> From: Wahyu Dhyatmika <[email protected]>
> Subject: [ajisaja] Undangan Sharing Veby dan Ratna
> To: "pengurus_ajijak" <[email protected]>, 
> [email protected], [email protected]
> Date: Thursday, August 20, 2009, 6:18 PM
>
>
>
>
>
>
> Kawan2 pengurus dan anggota AJI Jakarta,
> Sebagaimana tradisi kita selama ini, pengurus AJI Jakarta selalu
> memfasilitasi sebuah forum sharing dengan kawan anggota/pengurus yang
> baru datang dari training/seminar di luar negeri. Kali ini, ada dua
> pengurus AJI Jakarta yang baru pulang dari luar Indonesia: Veby Mega
> (Jurnal Nasional) baru pulang dari training soal jurnalisme lingkungan
> di Berlin, Jerman dan Ratna Arianti (Bisnis Indonesia) baru pulang dari
> summer course soal kebudayaan Eropa di Amsterdam, Belanda.
>
> Keduanya akan sharing soal pengalaman dan ilmu yang diperolehnya, pada:
> Hari/Tanggal : Selasa, 25 Agustus 2009
> Waktu : Pukul 19.00 wib
> Tempat : Sekretariat AJI Jakarta, Jl. prof. Soepomo 1A,
> Kompleks BIER, Menteng Dalam, Jakpus.
>
> Kehadiran semua anggota AJI Jakarta amat diharapkan. Terimakasih.
>
> Salam,
> Komang
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
> 4. Satu email perhari: [email protected]
> 5. No-email/web only: [email protected]
> 6. kembali menerima email: [email protected]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

Kirim email ke