From: amier archam [email protected]
Date: Monday, August 24, 2009, 10:04 AM


  



Nyoman mantan Rektor STPDN diangkat kembali menjadi rektor IPDN (penggabungan 
IIP dan STPDN), menurut Prof Ryaas Rasyid dan juga mungkin kita semua yang 
pernah mengalami pendidikan tinggi berpikiran yang sama dengan beliau, orang 
yang sudah dinyatakan gagal memimpin STPDN kok diangkat kembali, bahkan 
statusnya pernah jadi tersangka ketika terjadi kekerasan di STPDN yang berakhir 
kematian praja Cliff Muntu. Hasil rekomendasi team khusus yang dibentuk oleh 
pemerintah yang diketuai oleh Pak Ryaas intinya STPDN perlu dilakukan koreksi 
total, termasuk sistem, manajemen, kepemimpinan. Tapi diangkatnya kembali 
Nyoman selaku Rektor paling tidak ada dua hal yang menjadi perhatian serius, 
pertama team yang dibentuk oleh pemerintah dan bekerja selama berbulan-bulan 
seolah tidak ada manfaatnya. kedua, terkesan seolah-olah orang Depdagri yang 
bisa memimpin IPDN kehabisan stock.

















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke