Makam Tan Malaka Pekan Ini Dibongkar
http://www.antarane ws.com/berita/ 1252398037/ makam-tan- malaka-pekan- 
ini-dibongkar
Selasa, 8 September 2009 15:20 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 957 
kali
Kediri, (ANTARA News) - Makam tokoh revolusioner Tan Malaka yang kabarnya 
berada di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 
pekan ini direncanakan akan dibongkar.

"Kami sudah mendapat jadwal pasti dari panitia pembongkaran makam Tan Malaka. 
Dan rencananya akan dibongkar Sabtu (12/9) mendatang," kata Kepala Dinas 
Sosial, Waris, Selasa.

Ia mengungkapkan, kepastian rencana pembongkaran tersebut sudah diberikan dari 
panitia dan disampaikan secara lisan. Sementara, untuk rencana pembongkaran 
sendiri, sudah disampaikan secara tertulis awal Agustus kemarin.

Menyinggung langkah selanjutnya untuk persiapan pembongkaran tersebut, Waris 
mengatakan pihaknya sudah koordinasi dengan instansi terkait, seperti dinas 
pariwisata, Sekretaris Daerah, serta petugas dari Kepolisian Resor (Polres) 
Kediri bahkan hingga pegawai di tingkat kecamatan dan perangkat desa.

"Untuk persiapan teknis, seperti penggalian makam kami akan meminta bantuan 
sejumlah warga di sana. Mereka akan membantu proses pembongkaran hingga 
tuntas," katanya mengungkapkan.

Pihaknya tetap meminta kepada panitia untuk tidak memindah lokasi makam 
tersebut. Jika memang hasil tes DNA menunjukkan kerangka tersebut benar milik 
Tan Malaka, pihaknya meminta agar makam tetap di Kabupaten Kediri.

Sementara itu, salah seorang keluarga Tan Malaka, Zulfikar Khamarudin yang 
dikonfirmasi dari Kediri mengaku memang panitia berencana membongkar makam 
Sabtu depan. 

Namun, ia mengatakan hingga saat ini masih terdapat beberapa kendala seperti 
administrasi yang belum beres.

"Harapan kami, semoga pengambilan sampel untuk tes DNA tidak molor lagi, 
sehingga kami (keluarga) bisa lega dan semua masyarakat terutama di Indonesia 
tidak bertanya-tanya kebenaran makam di desa tersebut," kata Zulfikar.

Ia mengungkapkan, panitia nasional (yang terdiri dari Mensos, keluarga, 
kepolisian, serta beberapa dokter dari FK UI) akan datang ke Kediri sehari 
sebelumnya, Jumat (11/9).

Tim yang berjumlah sekitar 15 orang tersebut akan langsung ke makam, untuk 
membongkar dan mengambil sampel kerangka untuk dilakukan tes DNA.

Usai itu, kata dia, pihaknya akan langsung kembali ke Jakarta untuk melakukan 
tes tersebut. "Setidaknya dibutuhkan waktu hingga tiga pekan untuk kepastian 
hasil tes DNA tersebut. Jika sudah pasti, kami akan mengumumkan secara luas," 
katanya mengungkapkan. (*)
















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke