Ratusan Buruh Lamonde Aksi Mogok
Jumat, 11 September 2009, 04:25:43 WIB
http://www.rakyatmerdeka.co.id/nusantara/2009/09/11/10511/Ratusan-Buruh-Lamonde-Aksi-Mogok

Jakarta, RMOL. Ratusan karyawan PT Lembanindo Tirta Anugerah (Lemonde), yang 
tergabung dalam Persatuan Gerakan Serikat Pekerja (Progresip) menggelar aksi 
mogok (Kamis, 10/9). 

Aksi ini dipusatkan di halaman utama pabrik, yang terletak di Jalan H Abdul 
Gani 92, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten. Dalam aksi itu, 
mereka menuntut enam tuntutan. Rinciannya, memenuhi hak-hak dasar pekerja, 
mewujudkan kesejahteraan, menghentikan intimidasi kepada pekerja, dan perlakuan 
adil dari pihak managemen. 

Pekerja menilai, selama bekerja di tempat itu, perusahaan kurang memperhatikan 
kesejahteraan karyawan. Hak-hak dasar buruh seperti cuti kerja, jaminan 
keselamatan kerja, standar upah, tidak pernah dipenuhi oleh pihak managemen 
perusahaan. 

Sebagaimana dilansir JPNN (Kamis, 10/9), aksi sudah berjalan tiga hari. Salah 
seorang koordinator buruh, Rita Hayati, menuturkan, dalam aksi itu, pekerja 
juga menuntut agar pengelola pabrik mempekerjakan kembali dua rekan mereka, 
Hamidah dan Rita, yang telah dikeluarkan tanpa alasan yang rasional. Mereka 
adalah Ketua dan Sekertaris Serikat Pekerja yang didepak, setelah sebelumnya 
diberikan skorsing menentang pihak managemen perusahaan. 

"Perampasan hak-hak buruh kini dilakukan pengusaha PT Lembanindo Tirta 
Anugerah," kata Rita, 

Para pekerja berharap, pemerintah serta aparaturnya segera menangkap, 
mengadili, atau bahkan memenjarakan direksi Lemonde. 

Sekadar diketahui, Lemonde merupakan perusahaan yang memproduksi perlengkapan 
bayi bermerk Lemonde. Sejak aksi mogok karyawan selama tiga hari, perusahaan 
tidak beroperasi. Tetapi menurut sejumlah pekerja, pengelola pabrik telah 
mengeluarkan sejumlah peralatan kantor ke luar pabrik. Pekerja mensinyalir, 
pihak managemen ingin menutup pabrik secara diam-diam tanpa sepengetahuan 
pekerja. 

"Kami terpaksa menyadera salah satu mobil yang ada. Karena semua barang seperti 
komputer sudah diangkut menggunakan truk. Kami tidak tahu apa mau mereka," kata 
salah satu karyawan, Hafsah. 

Aksi tersebut dijaga ketat puluhan polisi dari Kepolisian Sektor Ciputat. 
Bahkan dalam pengamanan itu, Kapolsek AKP Ngisa Asngari langsung terjun ke TKP. 

"Kami hanya berusaha mengamankan aksi para karyawannya saja," kata Ngisa. [yan]

Kirim email ke