Ada yang tahu faedah Gubal Gaharu untuk apa?
----- Original Message -----
From: Satrio Arismunandar
To: Forum Kompas ; [email protected] ; jurnalisme ; HMI Kahmi Pro
Network ; ppiindia ; nasional list ; technomedia
Sent: Thursday, September 24, 2009 5:59 AM
Subject: [nasional-list] Unram Segera Patenkan (sebelum dicuri lagi!)
Takut dicuri Maling lagi, makanya dipatent kan hahaha.
http://www.antarane ws.com/berita/ 1252902516/ unram-segera-
patenkan- teknologi- gubal-gaharu
Unram Segera Patenkan Teknologi Gubal Gaharu
Senin, 14 September 2009 11:28 WIB | Iptek | Sains | Dibaca 2666 kali
Mataram (ANTARA News) - Universitas Mataram (Unram) Nusa Tenggara
Barat (NTB), segera mempatenkan teknologi pembuatan Gubal Gaharu Lombok hasil
temuan salah seorang peneliti Unram, yakni almarhum Dr. Parman, mantan Dekan
Fakultas Pertanian.
Dekan Fakultas Pertanian Unram Ir. Sudirman, P.Hd, di Mataram, Senin,
mengatakan, teknologi pembuatan Gubal Gaharu Lombok hasil temuan almarhum Dr.
Parman menjadi perhatian sejumlah negara di dunia diantaranya Malaysia dan
Jerman. Dua negara tersebut sangat tertarik dengan teknologi gubal Gaharu hasil
temuan penelitian Unram.
"Atas dasar itulah, dalam waktu dekat Unram akan segera mengurus hak
paten teknologi Gubal Gaharu, terlebih adanya berbagai budaya serta hasil
penemuan pakar Indonesia yang diklaim oleh Malaysia belakangan ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, Gubal Gaharu adalah kayu yang berasal dari pohon atau
bagian pohon penghasil gaharu, memiliki kandungan damar wangi dengan aroma yang
agak kuat, ditandai oleh warnanya yang hitam atau kehitam-hitaman berseling
coklat.
Menurut dia, sebelum didaftarkan untuk hak paten, terlebih dahulu
akan dilakukan penelitian secara mendalam tentang ciri khas serta kelebihan
teknologi Gaharu Lombok ini.
Para peneliti dari sejumlah negara yang belajar Gaharu ke Unram
mengakui kalau Gaharu Lombok terbaik dari Gaharu yang ada di daerah lain di
Indonesia maupun di negara lain.
Beberapa negara seperti Malaysia dan Jerman belum termasuk sejumlah
daerah di Indonesia, telah menyatakan diri tertarik untuk mempelajari teknologi
Gubal Gaharu di Lombok.
Bahkan lembaga riset Jerman menjalin kerja sama dengan Unram untuk
fokus pada penelitian serta pengembangan sehingga Gaharu Lombok memiliki ciri
khas sehingga tidak diklaim oleh daerah atau pun negara lain.
Sudirman menjelaskan, kerja sama yang dijalin bersama Malaysia dalam
pengembangan Gaharu hanya bersifat biasa. Jika pihak Malaysia menyimpang dari
isi memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman yang telah
disepakati, maka pihaknya akan mencabut dan berhenti kerja sama dengan
Malaysia.
"Kita tidak memberikan apa-apa dengan Malaysia hanya kerja sama
biasa. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujarnya.
Selain Jerman, Malaysia dan sejumlah negara lainnya, tambah Sudirman,
beberapa daerah di Indonesia juga tertarik dengan pengembangan serta kualitas
Gaharu Lombok, salah satunya adalah Pemerintah Kabupaten Sorong Irian Jaya.
"Gaharu ini memiliki potensi yang besar dan pasarannya sangat mudah.
Harga satu kilogram hasil panen Gaharu mulai Rp5 juta-Rp30 juta, tergantung
kualitasnya. Hanya saja masa panennya cukup lama yakni sembilan tahun,"
ujarnya. (*)
COPYRIGHT © 2009
[Non-text portions of this message have been removed]