Dear Friends;

Selamat lebaran 2009
Maaf lahir dan bathin

Tentulah tradisi berlebaran di negeri kita meriah sebagaimana biasanya
seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Pada hari gembira tahun 2009 ini saya bersama Andrea Hirata (penulis novel 
"Laskar Palangi") sedang berada di Fukuoka (Pulau Kiusiu, Jepang), mengikuti 
Fukuoka International Film Festival (18 sd 27 September 2009). Pasalnya, film 
"Laskar Pelangi" diundang ikut dalam festival tahunan (kali ini yang ke-19 yang 
memfokuskan kepada film-film Asia.) Kami berdua mewakili film kami tersebut, 
sedangkan sutradara Riri Riza tidak bisa hadir dikarenakan kesibukannya 
menyelesaikan paska-produksi film lanjutan LP yaitu "Sang Pemimpi" yang 
direncanakan akan diprimierkan pada ajang Jakarta International Film Festival 
(JIFFES) pada Desember akhir tahun ini.

Banyak film yang kami tonton di arena festival di Fukuoka itu, yang tampaknya 
film-film tersebut umumnya tidak beredar di pasar umumnya di kancah pasar 
internasional, kecuali di negerinya masing-masing ditambah dengan di arena 
festival film internasional saja. Yang menarik antara lain adalah film buatan 
sineas Palestina Ms. Najwa Najjar berjudul "Pomegranates and Nyrth" 
mengungkapkan bagaimana teror dilakukan oleh pemerintah Israel dengan tujuan 
merampas tanah-tanah milik rakyat Palestina di daerah jajahan di Ramalah. Ya, 
kok pada abad 21 ini masih juga ada penjajahan yang dilindungi oleh 
negara-negara adidaya!!!

Film lainnya yang menarik adalah dari Srilangka berjudul "Machan", lika-liku 
sejumlah orang Srilangka mengakali pemerintah Jerman untuk bisa melakukan 
imigrasi gelap ke Eropah. Mereka membentuk tim handball nasional Srilangka yang 
palsu, tapi berhasil mengelabui pemerintah Srilangka maupun Jerman, sehingga 
mereka pun bis ikut dalam turnamen hand ball di Jerman dengan mulus. Tentu saja 
para amatir ini
kalah telak melawan club professional Jerman! Nah, sebelum polisi Jerman 
mencium kepalsuan mereka, dan bermaksud menangkap mereka, maka orang-orang 
Srilangka ini berhasil meninggalkan asrama mereka ditempatkan, dan 
bertebaranlah mereka ke negara-negara Eropah, antara lain ke Prancis, Inggeris, 
Itali dan Spanyol.

Kisahnya berdasarkan kejadian yang benar-benar pernah terjadi! Film ini digarap 
sebagai film komedi yang kocak!

Ikra.-
======


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke