Di manakah tempatku? Di dalam kosmoskah? Ironisnya, untuk menjawab pertanyaan itu, manusia melepaskan diri dari alam sehingga ia tidak bisa lagi mengatakan, ‘Aku adalah bagian dari dunia dan dikelilingi olehnya’ (Max Scheler, 1928: 88-89). Silah Baca Paper Karlina Supelli “Kota dan Alam”. dalam Serial Kuliah Umum “Philosophy in the City" kerjasama Goethe-Institut Jakarta dan STF Driyarkara, Jakarta, 20 Agustus 2009. selengkapnya http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2009/09/memahami-kota-sebagai-suatu-sistem.html - [Non-text portions of this message have been removed]

