Bisa jadi (ada kemungkinan) dubur bisa digunakan sbg 'tempat' penyimpanan bahan bom (meniru cara-cara penyelundupan narkoba):
http://www.detiknews.com/read/2009/10/01/113013/1212696/10/teroris-sembunyikan-bahan-peledak-di-anus-apakah-noordin-juga Kamis, 01/10/2009 11:30 WIB Teroris Sembunyikan Bahan Peledak di Anus, Apakah Noordin Juga? *Nurul Hidayati* - detikNews *Newsweek * Foto Terkait [image: gb] *Olah TKP Rumah Teroris*<http://foto.detik.com/readfoto/2009/09/30/182621/1212163/157/1/olah-tkp-rumah-teroris> * * *Jakarta* - Keluarga Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohamed Bin Nafey<http://www.detiknews.com/read/2009/08/28/144126/1191627/10/pangeran-saudi-lolos-dari-bom-bunuh-diri>, lolos dari bom bunuh diri yang dilakukan teroris pada Agustus lalu. Teroris mampu mendekatinya karena menyembunyikan bahan peledak secara "rapi" di anusnya. Mohamed yang juga penanggung jawab pemberantasan terorisme diserang saat pelaku mendekati dirinya, Kamis sore (27/8/2009). Saat itu, Mohamed sedang menerima tamu untuk melakukan buka puasa bersama. Tidak ada korban jiwa dari penyerangan itu selain pelaku bom bunuh diri tersebut. "Pemerintah Saudi dengan bantuan AS, berhasil melaksanakan program deradikalisasi. Bulan lalu mereka menangkap 40 tersangka teroris, namun satu di antaranya meledakkan diri -- dengan bahan peledak disembunyikan di rektum (anus) -- dalam upaya pembunuhan pada Pangeran Mohammed bin Nayef," lapor *The Guardian*, 10 September lalu. Sedangkan artikel di *Newsweek* akhir September menyatakan, menyembunyikan bahan peledak di anus merupakan modus baru dengan tujuan agar tidak terdeteksi detektor metal. Terkait trik baru menyembunyikan bahan peledak di anus, apakah hal serupa dilakukan oleh teroris yang beroperasi di Indonesia? Pertanyaan ini muncul menyusul pernyataan ahli forensi dr Mun'im Idris bahwa ada kelainan di jasad Noordin M Top. Dikatakannya, ada bentuk corong di dubur Noordin, yang menandakan ada kebiasaan disodomi. *(nrl/iy)* Mengapa soal dubur Noordin "dibocorkan"? <http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/message/96396;_ylc=X3oDMTJydHFldGEzBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzQ4OTM3NjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzk2Mzk2BHNlYwNkbXNnBHNsawN2bXNnBHN0aW1lAzEyNTQ0MDkyNzk-> Posted by: "Satrio Arismunandar" [email protected] <[email protected]?subject=+re%3amengapa%20soal%20dubur%20noordin%20%22dibocorkan%22%3f> Thu Oct 1, 2009 2:04 am (PDT) Terlepas dari apakah rusaknya dubur Noordin itu memang benar apa adanya atau hasil rekayasa pihak tertentu, kasus dubur Noordin ini seharusnya tidak patut dibuka ke publik.Hal-hal yang menyangkut dubur itu adalah urusan privat Noordin atau keluarga Noordin, bukan urusan publik, dan tidak ada hubungannya dengan terorisme Namun, dari sudut pendekatan ilmu propaganda, memang soal dubur ini "harus dibocorkan" ke publik dan media, meski (telah diakui oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna sendiri) hal itu melanggar etika kedokteran. Manfaat "pembocoran" info ini adalah: 1. Menghancurkan image atau anggapan sebagian kalangan bahwa Noordin adalah Muslim yang taat. Dengan terbukanya "aib" ini, martabat dan pribadi Noordin telah dihinakan dan direndahkan sedemikian rupa sehingga bahkan keluarga Noordin pun akan sangat malu terhadapnya. 2. Statusnya sebagai "pejuang Islam" atau "musuh imperialis Amerika" juga rusak. Padahal status, martabat dan gengsi sebagai "mujahid" semacam itulah yang digunakan Noordin untuk merekrut pengikut dan pendukung. 3. Merusak semangat/mental kelompok atau kalangan yang dipandang saat ini masih menjadi pendukung atau simpatisan Noordin dkk. Dengan lemahnya semangat, maka "perjuangan" mereka untuk meneruskan aktivitas Noordin juga akan melemah. 4. Menimbulkan perpecahan di kalangan pendukung/simpatisan Noordin dkk, sehinga memudahkan untuk meredam perlawanan atau aktivitas mereka. Yah, ini sekadar analisis murahan dari pengamat yang kerjanya cuma nongkrong di emperan jalan (bukan dari para pengamat intelijen top yang sering dikutip media massa)..... --- On Thu, 10/1/09, sunny <[email protected] <ambon%40tele2.se>> wrote: From: sunny <[email protected] <ambon%40tele2.se>> Subject: [nasional-list] Soal dubur Noordin To: [email protected] <Undisclosed-Recipient%40yahoo.com> Date: Thursday, October 1, 2009, 5:00 AM Refleksi : Mengapa dubur Noordin rusak, ada yang merusakkan atau sengaja dirusakan? http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= 1&category=13&subcat=14&id=10042 Nanan: Soal Dubur Noordin Seharusnya Dirahasiakan JAKARTA, Bangkapos.com Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna menyayangkan sikap tim kedokteran yang membeberkan hasil pemeriksaan terhadap jenazah Noordin M Top. Sebelumnya, tim kedokteran, melalui ahli forensik Mun'im Idris mengatakan, terdapat kelainan pada bagian dubur jenazah Noordin. "Saya tidak tahu soal itu. Tapi rahasia kedokteran seharusnya itu dirahasiakan. Ada kode etiknya. Itu kan visum et repertum," kata Nanan, Rabu (30/9), di Mabes Polri. Ia menegaskan, yang mengetahui secara persis kondisi fisik jenazah adalah tim kedokteran. "Ya yang tahu itu kan dari DVI, dokter, dan forensik," ucapnya. Ia juga meminta agar permasalahan mengenai kondisi fisik jenazah dikonfirmasikan langsung dengan tim kedokteran karena Polri merupakan penyidik yang tidak berhubungan langsung mengenai pemeriksaan jenazah secara fisik. "Harus dibedakan. Ada yang menjadi bagian penyidik, ada yang menjadi bagian kedokteran," pungkasnya. ++++ http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= 1&category=13&subcat=14&id=10041 Ahli Forensik: Dubur Noordin Rusak JAKARTA, Bangkapos.com Inilah kabar terbaru dari jenazah gembong teroris nomor wahid, Noordin M Top, yang kini telah terbujur kaku di RS Polri Soekamto, Jakarta. Ahli forensik Universitas Indonesia dr Mun'im Idris mengatakan, ada dugaan bahwa dubur Noordin mengalami kerusakan. "Iya, di dubur Noordin ada kerusakan," ungkapnya, Rabu (30/9) di Jakarta. Secara terpisah, kriminolog UI, Adrianus Meliala, mengatakan, ada dugaan sementara bahwa kerusakan pada dubur Noordin Moh Top tersebut disengaja. Namun, Adrianus menekankan bahwa hal ini adalah dugaan sementara. Pakar kriminolog tersebut mengatakan, kondisi jenazah Noordin telah membeku sehingga menyulitkan dokter forensik memeriksa secara langsung. Baik Mun'im maupun Adrianus, Rabu siang ini, mengunjungi RS Polri untuk melihat jenazah Noordin. Kamis esok, jenazah Noordin dijadwalkan dipulangkan ke Malaysia. ++++ http://www.bangkapo s.com/detail. php?section= 1&category=13&subcat=14&id=10040 Forensik Temukan Kelainan di Tubuh Jenazah Noordin JAKARTA, BANGKAPOS.com Seusai memeriksa kondisi jenazah Noodin M Top, Rabu (30/9), ahli forensik Universitas Indonesia dr Mun'im Idris menyatakan mendapati ada kelainan di tubuh gembong teroris asal Malaysia yang paling dicari polisi itu. Akan tetapi, Mun'im tak mau menyebutkan apa kelainan itu. "Saya konfirmasi soal kelainan yang ditemukan dalam tubuh Noordin. Namun, ini wilayahnya Polri, bukan wilayahnya UI. Jadi saya tidak bisa ngomong," kata Mun'im yang sangat akrab dengan wartawan itu. Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri sudah memastikan bahwa salah satu orang yang tewas dalam penggerebekan di Jebres, Surakarta, tanggal 17 September silam adalah Noordin M Top. Hasil itu dikuatkan oleh kesamaan DNA dan sidik jari. Mun'im memastikan, hasil pemeriksaan terkait kelainan itu bisa diketahui dua sampai tiga hari mendatang. "Soal kelainan itu urusan teknis. Hasilnya nanti dua-tiga hari lagi," tambahnya. Mun'im bersama tim forensik UI berada di Rumah Sakit Polri RS Soekanto sejak pukul 11.30 sampai 12.20. Kedatangannya atas undangan Mabes Polri. Kepala RS Polri Brigjen Pol Aidy Rawas tidak bisa memberikan konfirmasi soal kelainan yang dimaksud Mun'im. "Tanya yang bersangkutan dong. Nanti saya salah ngomong lagi," tutupnya. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [email protected] 5. No-email/web only: [email protected] 6. kembali menerima email: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

