Koran Belanda Bahas Susunan Kabinet SBY Diterbitkan : 23 Oktober 2009 - 2:29pm 
| Oleh Yulia Irma Pattopang 
Diarsip dalam: 

kabinet baru
koran
menteri
SBY


Dua koran Belanda, De Volkskrant dan NRC Handelsblad, membahas susunan Kabinet 
Indonesia Bersatu II yang baru disusun.

NRC Handelsblad menulis SBY berani memasukkan lawan-lawan politiknya dalam 
kabinet. Dalam masa jabatan pertama, Partai Demoktrat pimpinan SBY hanya 
mendapatkan 7 persen suara. Oleh karena itu ia mengharapkan adanya dukungan 
koalisi yang dia bentuk dalam kabinet yang diberi nama "Kabinet Pelangi".
 
Kabinet Persahabatan

Sekarang presiden telah memiliki banyak dukungan di perwakilan rakyat. Para 
analis politik semula berharap presiden akan membentuk kabinet bebas partai, 
tapi SBY memutuskan untuk merangkul para musuhnya dan memberi hadiah kepada 
kawan-kawan politiknya. Kabinet lagi-lagi dipenuhi politisi partai yang sudah 
dikenal. Koran NRC Handelsblad menyebut susunan kabinet ini sebagai "Kabinet 
Persahabatan" .
 
Penunjukan Hatta Radjasa sebagai menko ekonomi mengecewakan banyak orang. 
Pasalnya, ia bukan hanya telah sebagai menteri perhubungan, karena banyak 
terjadi kecelakaan pesawat, tapi politikus dari PAN ini sebenarnya tidak piawai 
dalam bidang ekonomi. Namun sepertinya SBY sudah punya strategi. Soal kebijakan 
ekonomi ia pasti akan dibantu oleh wapres Boediono, yang memang pakar ekonomi.
 
Kabinet Terima Kasih

Lain halnya dengan koran Belanda De Volkskrant menyebut kabinet SBY ini sebagai 
"Kabinet Terima Kasih". SBY tampaknya ingin mengucapkan terima kasih atas 
dukungan orang-orang kepercayaannya dan menghadiahi mereka jabatan. Juru bicara 
kepercayaan SBY, Andi Malarangeng, kini menjabat menteri Pemuda dan Olah Raga. 
Pimpinan kampanye SBY, Djoko Suyanto, kini menjabat Menko Politik Hukum dan 
Keamanan. Tentang Hatta Radjasa, De Volkskrant menulis pengangkatannya hanya 
karena unsur politik saja. 
 
***
 














      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke