Rfeleksi : Bagus, bagussekali, ini namanya pekerjaan 100 hari. Hanya tarif 
listerik dinaikan, bagaimana dengan harga sembako dan BBM? Uang sekolah, 
obat-obatan bagi yang sakit tidak adakan turut dinaikan?

http://jawapos.com/index.php?act=cetak&id=28

 Selasa, 10 November 2009 ] 

Tahun 2010 Tarif Listrik Pasti Naik 
DPR Mendukung 


JAKARTA - Pemerintah memastikan akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) pada 
tahun depan. Namun, pemerintah masih menghitung berapa besar kenaikan TDL 
tersebut. Pemicu kenaikan tarif itu adalah dikuranginya anggaran subsidi 
listrik pada 2010.Selain itu, tarif yang berlaku sekarang adalah TDL yang sudah 
berlaku sejak enam tahun lalu.

"Saat ini Departemen ESDM bersama dengan Kantor Menko Perekonomian, Depkeu, 
Menneg BUMN, dan PLN tengah melakukan langkah persiapan perhitungan besaran 
TDL," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Saleh dalam 
Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI kemarin (9/11). Darwin 
menegaskan, besaran TDL tersebut bakal sesuai dengan kemampuan masyarakat dan 
harga keekonomian untuk PLN. Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) J 
Purwono menambahkan, kenaikan TDL tersebut dipicu oleh jumlah subsidi yang 
ditetapkan oleh pemerintah yang tak mencukupi. Sementara kebutuhan mencapai Rp 
58 triliun, pemerintah hanya mengucurkan subsidi sebesar Rp 38 triliun. "Nah 
ada lubang Rp 20 triliun, Karena subsidinya kurang, maka untuk menutupi 
anggaran itu TDL 2010 dinaikkan," kata Purwono. Menurut Purwono, kenaikan TDL 
itu juga akan membuat PLN lebih sehat dengan tarif keekonomian. Dengan 
demikian, PLN bisa mempertahankan usaha dan bisa memenuhi kewajibannya untuk 
membayar pinjaman. 

Mengenai kenaikan tarif, panitia anggaran DPR memang mendorong pemerintah 
supaya berani menutup kekurangan dengan menaikkan tarif. Jika pemerintah bisa 
menaikkan tarif berdasarkan pengelompokan pelanggan, PLN bisa mendapatkan 
kenaikan pendapatan. 

Saat rapat dengar pendapat, Darwin juga menjelaskan tentang upaya pemerintah 
mencapai target 66,2 persen rasio elektrifikasi. Upaya yang dilakukan antara 
lain dengan pembelian Solar Home System (SHS) maupun Pembangkit Listrik Tenaga 
Surya (PLTS) komunal, serta peningkatan jaringan listrik PLN di semua provinsi.

Dia merinci, alokasi APBN tahun 2010 Departemen ESDM untuk membangun pembangkit 
energi baru terbarukan (EBT), gardu distribusi, dan jaringan menurun dibanding 
tahun ini. Tahun depan, dana yang dialokasikan sebesar Rp 561,5 miliar untuk 81 
ribu kepala keluarga di daerah terpencil. Lalu untuk pengembangan jaringan PLN 
disediakan Rp 591,5 miliar. Sedangkan di tahun ini, tersedia dana Rp 658,7 
miliar untuk 94 ribu kepala keluarga serta 18 pulau terluar dan daerah 
perbatasan. Serta Rp 841,3 miliar untuk pengembangan jaringan PLN. (jan/kim

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke