http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=713&ses=

12 Nopember 2009 07:53:45



Penembak Misterius Akhirnya Terkuak




MERAUKE- Penembak misterius yang menyebabkan kaca di Kantor PT Hasjrat Abadi, 
Jalan Raya Mandala Merauke pecah beberapa hari lalu, berhasil diungkap aparat 
Kepolisian Resor Merauke, setelah melalui penyelidikan di lapangan. 




Pelaku penembakan tersebut adalah seorang warga Merauke berinial IW. ''Pelaku 
sudah kami amankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,'' kata 
Wakapolres Merauke Kompol JR Manalu, SIK, ketika ditemui Cenderawasih Pos, 
kemarin. 




Senjata yang digunakan IW melakukan penembakan tersebut adalah milik Anggota 
Perwakilan Polres Boven Digoel. Pada malam kejadian, lanjut Wakapolres, 
tersangka IW dalam keadaan mabuk dan mengambil senjata tersebut dari anggota 
polisi. 
''Jadi senjata itu diambil tersangka yang sudah dalam keadaan mabuk berat saat 
anggota perwakilan Polres Boven Digoel itu tertidur. Saat itu dia tidak tahu 
senjatanya sudah diambil,'' terangnya. 




Karena mengambil senjata, tersangka kemudian menembakan senjata itu ke jalan 
dan terpantul menembus kaca pada kantor PT Hasjrat Abadi. Untung saja, saat 
tersangka menembakan senjata tidak mengenai seseorang dan hanya mengenai kaca 
perusahaan yang menjual kendaraan roda empat produk Toyota itu. 


Wakapolres, penembakan yang mengenai kaca Kantor PT Hasjrat Abadi tersebut 
tidak ada motif atau masalah dengan pihak Hasjrat Abadi. Atas perbuatannya itu, 
terang Wakapolres, pelaku akan dikenakan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan 
ancaman hukuman 10 tahun penjara. ''Tersangka sudah kami tahan dan dijerat 
dengan UU Darurat,'' tambah Wakapolres Manalu. 


Seperti diketahui, penembakan misterius tersebut sempat meresahkan warga Kota 
Merauke. Pasalnya, peristiwa itu terjadi saat warga Kota Merauke diliputi rasa 
was-was dengan adanya kejadian pengeroyokan dan penganiayaan di SP IV Tanah 
Miring yang menyebabkan 2 warga tewas. (ulo/ary) 
(scorpions)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke