Ada seorang bule yang selalu deg-degan setiap lewat jalan Pantura, karena 
dilihat banyak "tambal ban". 
Dia pikir, itu masih saudara dengan "taliban". 
Rupanya, si bule baru saja baca di facebook ada tulisan tentang "10 Perintah 
Taliban". Isinya sbb:
10 Perintah Taliban

Akulah Mullah Muhammad Omar, Amirul Mukminin, panglima Taliban, orang-orang 
yang beriman. Segala perintah ini hendaklah engkau camkan karena inilah 
penafsiran yang benar sebenar-benarnya atas Kitabullah, Sunnah dan Hadis sahih 
yang sudah dikaji secara mendalam oleh para ahli tafsir dan ahli  fiqih yang 
sangat kita yakini tingkat kemampuan ilmu dan ketakwaan mereka, terutama Yang 
Terhormat Ustad Besar Osama bin Ladin.

1. Dilarang diantara kamu menyembah berhala. Bukan hanya menyembah, bahkan 
dilarang bagi kamu menyimpan atau memiliki hiasan patung yang menyerupai 
manusia di rumah atau dimana saja, di toko souvenir, di museum, di halaman atau 
di taman-taman, semuanya tidak dibenarkan. Segala macam kuil, candi dan berhala 
peninggalan masa lalu juga tidak boleh dipelihara. Menghancurkan semuanya wajib 
dan berpahala bagimu.

2. Janganlah engkau berpotret. Tidak boleh diantara kamu memasang potret di 
rumah. Dan jangan melukis wajah dan tubuh manusia, itu tidak layak kamu 
lakukan. Lukisan manusia tidak boleh kamu pajang di rumah atau dimana saja. 
Bukan hanya potret dan lukisan, gambar manusia dan hewanpun tidak boleh engkau 
perlihatkan di buku, majalah dan suratkabar. Berpotret dan memajang potret dan 
gambar manusia haram hukumnya bagimu.

3. Tidak boleh diantara kamu memperlihatkan aurat. Terutama perempuan haruslah 
menutup kemaluannya dari ujung rambut sampai ke ujung kaki. Tidak boleh 
terlihat apapun oleh lelaki bukan muhrim. Baik kakinya, tangannya, rambutnya, 
keningnya, hidungnya, bibirnya bahkan alis dan bola matanya tidak boleh itu 
diperlihatkan. Dan tidak boleh perempuan bepergian tanpa suami, atau saudara 
laki-laki, anak laki-laki atau orang tua laki-lakinya. Dan dia juga harus 
selalu disertai oleh muhrimnya kalau hendak keluar rumah,kecuali kalau hendak 
mendengar pengajian atau wirid di mesjid.

4. Tidak boleh bertemu berduaan saja antara laki-laki dan perempuan, karena 
akan mengundang kehadiran pihak ketiga yaitu Syaitan. Sebab itu jangan engkau 
berpacaran, jangan engkau berbicara dengan isteri atau suami orang lain hanya 
berdua walau untuk keperluan apapun, sebab hal ini juga dapat mengundang 
kehadiran pihak ketiga: Syaitan.

5. Janganlah engkau menyanyi atau mendengar nyanyian.

6. Janganlah engkau bermain musik atau mendengarkan musik.

7. Janganlah engkau menari atau menonton tari-tarian. Dan sehubungan dengan itu 
hendaklah kamu menjauhi televisi, radio, kaset dan film-film.

8. Tidak dibenarkan engkau, terutama kaum perempuan, memakai sepatu yang 
mengeluarkan bunyi berdetak-detak, dan juga tidak dibenarkan memakai sepatu 
putih karena putih adalah warna bendera suci orang-orang yang beriman.

9. Janganlah engkau bermain layang-layang. 

10. Hukuman pancung bagi kalian yang bersebadan dengan kaum sejenis. 


Barangsiapa yang melanggar perintah ini akan ditindak keras oleh pihak 
berwenang kerajaan, mutawa'in Amar Makruf Nahi Munkar, dengan pukulan rotan 
terhadap siapa saja laki-laki dan perempuan sampai seratus kali, atau tindakan 
hukuman yang lebih keras lagi termasuk hudud dan qisas.


Tertanda, 

Mullah Muhammad Omar


Tentang Mullah Muhammad Omar

______________________________________________

The Giant Man, Mujahid Perkasa Tanah Khurasan 
Biografi Amirul Mu'minin, Mullah Muhammad Omar

Books Review - Diterapkannya syariat Islam di Lembah Swat, Pakistan, oleh 
Mujahidin Taliban Pakistan cukup mengagetkan dunia. Gerak mujahidin Taliban 
Pakistan pun semakin agresif, menuju Islamabad, ibu kota Pakistan. Bukan tidak 
mungkin dalam waktu dekat syari'at Islam juga akan diterapkan di Pakistan, 
mengikuti sukses revolusi Islam di Afghanista oleh Mujahidin Taliban. 
Membicarakan Taliban, tentu nama Mullah Muhammad Umar tidak bisa dilepaskan. 
Beliau, yang merintis pergerakan Taliban hingga akhirnya menjadi Amirul Mu'mini 
Imarah Islam Afghanistan. Bagaimana sepak terjang kehidupan beliau ?

Judul Asli: The Giant Man
Judul Terjemah: Mujahid Perkasa Tanah Khurasan (Biografi Mullah Umar)
Penulis: Husain ibnu Mahmud (Pembantu Amirul Mu'minin)
Penerbit: Ar Rahmah Media
Penerjemah: Ummu Fauzi
Editor: Abu Yahya

Buku ini tergolong langka dan sangat penting. Sebuah biografi tentang pribadi 
yang unik, mujahid perkasa tanah Khurasan, yang mengubah sejarah dengan sikap 
dan tindakannya, Amirul Mu'minin, Mullah Muhammad Umar Mujahid.

Buku ini mungkin satu-satunya buku biografi tentang beliau yang terpercaya, 
yang ditulis oleh orang terdekatnya, Husain Ibnu Mahmud. Sebagian besar orang 
bahkan percaya bahwa Mullah Muhammad Umar, pemimpin Taliban yang paling dicari 
Amerika itu hanyalah mitos belaka dan bukan benar-benar nama seseorang. Hal ini 
mengingat sosok Mullah Umar yang jarang muncul di media, meskipun beliau selalu 
berkomunikasi secara penuh dengan para komandannya dan terus berjuang dari 
tempat persembunyiannya secara intens.

Membaca biografi Mullah Muhammad Umar seolah membawa kita kembali ke masa lalu 
di saat keteladanan seorang Muslim terpancar pada diri setiap Sahabat. Jikalau 
di masa Sahabat kita melihat Umar bin Khattab menendang 'dunia' dan 
melepaskannya, maka hari ini kita melihat Mullah Muhammad Umar mentalak dunia 
tiga kali dan lebih memilih gua-gua menggantikan kastil megah dan isinya yang 
menggiurkan.

Dalam biografi ini, kita melihat kembali pria-pria perkasa dan pemberani dari 
umat ini membela kehormatan Islam. Maka beliau adalah ibroh bagi generasi umat 
ini untuk belajar keteguhan sikap, kebanggaan terhadap Islam, makna aqidah al 
wala wal bara dan bagaimana menjadi sosok terhormat di sisi Allah SWT.

Membaca biografi Mullah Muhammad Umar adalah membaca kondisi umat Islam dan 
perjuangan mereka dewasa ini. Di saat Anda membaca biografi ini, beliau sedang 
berjuang dan terus berjuang memerangi Amerika dan sekutu-sekutunya, memimpin 
langsung operasi mujahidin dari Qandahar dan bumi Afghanistan lainnya.

Sebuah petualangan spektakuler. Lengkap dengan gambar-gambar yang mendukung dan 
membantu menghidupkan suasana perjuangan beliau. Semua ini dengan satu tujuan, 
sebagaimana dikatakan oleh Mullah Muhammad Umar sendiri :

"Agar sejarah tertulis dan kaum Muslimin bersaksi untuk kami bahwa kami 
terbunuh untuk mencari ridla Allah, atas dasar Islam dan tauhid kami. Lebih 
baik kami bersama Allah daripada sejarah ditulis tetapi kaum Muslimin bersaksi 
melawan kami bahwa kami telah hidup sehat dan sejahtera setelah kami menukar 
asas kami dan kesucian panji jihad. Barangsiapa berpikir bahwa negeri kaum 
muslimin akan diberkati dengan kekuasaan tanpa ujian dan cobaan, maka dia orang 
yang bodoh yang tidak mengetahui biografi Rasulullah saw."

----------------------------------------

Untuk Mendapatkan Buku Ini, Bisa hubungi Ar Rahmah Media Di:
Sms: 0813 80000 569
telp: 021 6884 1087









Facebook:
Radityo Djadjoeri



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke