Karena 'teroris' sudah 'diberantas' sekarang 'hantu'-nya berubah lagi..
(prosesor) intel asing.. :-)

Kalau intel yang dicurigai, nanti menguntungkan kompetitornya donk..

(heurey mode on)

-- 
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank.blogspot.com

Pada 26 November 2009 12:45, sunny <[email protected]> menulis:

>
>
>
> Hebat juga intel asing.
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Sandy Dwiyono
> To: [email protected] <nasional-list%40yahoogroups.com> ;
> [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
> Sent: Wednesday, November 25, 2009 3:57 PM
> Subject: [nasional-list] Batan Usulkan PLTN Opsi Prioritas
>
> Gerakan-gerakan operasi intelijen asing untuk menghalang-halangi RI
> membangun PLTN adalah hal yang biasa. Hal terpenting, RI harus teguh
> pendirian.
>
> http://www.antara.co.id/berita/1259142200/batan-usulkan-pltn-opsi-prioritas
>
> Batan Usulkan PLTN Opsi Prioritas
>
> Rabu, 25 November 2009 16:43 WIB
>
> Blora (ANTARA News) - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) masih
> mengusulkan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dijadikan opsi
> prioritas untuk memenuhi kebutuhan energi listrik jangka panjang di
> Indonesia.
>
> "Dari sisi suplai energi yang aman dan keberlanjutan kebutuhan energi
> jangka panjang, maka PLTN tetap dibutuhkan," kata Batan Hudi Hastowo ketika
> kunjungan kerja bersama rombongan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI
> Suharna Surapranata di Blora, Rabu.
>
> Selain itu, kata dia, kebutuhan energi listrik pada masa akan datang juga
> semakin besar.
>
> "Misal, dalam kabinet bersatu dua ini menargetkan tambahan energi setiap
> tahun 3.000 mega watt (MW). Bisa dibayangkan dalam 10 tahun kebutuhan
> energinya menjadi dua kali lipat dari kebutuhan sekarang," ujarnya.
>
> Meski demikian, kata dia, pemerintah akan mengembangkan semua sumber energi
> baru dan terbarukan, seperti geotermal dan sebagainya.
>
> "Tetapi, pengembangan sejumlah sumber energi tersebut tidak akan mampu
> memenuhi kebutuhan energi di masyarakat. Sehingga, energi nuklir tetap
> menjadi opsi," ujarnya.
>
> Untuk mendukung rencana pembangunan PLTN tersebut, katanya, pemerintah
> telah mengambil sejumlah tahapan, di antaranya menyiapkan berbagai tapak
> yang dimungkinkan bisa dijadikan opsi untuk pembangunan.
>
> "Orientasi kami tidak hanya di Semenanjung Muria, tetapi akan dicari opsi
> yang lain jika penerimaan masyarakat setempat memang sulit," ujarnya.
>
> Menurut dia, penyiapan tapak di beberapa daerah bukan sebagai pengganti di
> Semenanjung Muria.
>
> "Kami optimistis, suatu ketika PLTN akan diperlukan semua daerah, mengingat
> kebutuhan energi di Indonesia semakin bertambah," ujarnya.
>
> "Sebagai contoh, kabinet Indonesia bersatu menargetkan pertumbuhan ekonomi
> sebesar tujuh persen, maka kebutuhan energi listriknya berkisar 1,5 kali
> kebutuhan sebelumnya," ujarnya.
>
> Apabila kurang dari 1,5 kali, katanya, akan berdampak pada kondisi
> perekonomian di tanah air menjadi tidak sulit berkembang karena energi
> sebagai infrastruktur menjadi kendala.
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke