Saat riuh rendah Buaya vs Cicak (BC), AFAIK, MAR sedang berada di LN..
memberikan 'kuliah' soal Islam, Indonesia & Demokrasi.
Sangat mungkin 'jangkauan' media massa terhadap tokoh yang sedang di LN
(kecuali pejabat eksekutif) agak kurang.. Kelihatannya dalam hal ini GM agak

membabi buta menyerang MAR nih.. karena faktor BC (Boediono Cak)??

Yang jelas GM tidak mempersoalkan waktu MAR mendukung Pak Susilo
di pilpres 2009..

CMIIW..

--
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank.blogspot.com


---------- Pesan terusan ----------
Dari: Satrio Arismunandar <[email protected]>
Tanggal: 4 Desember 2009 22:25
Subjek: [ppiindia] Goenawan Mohamad, Amien Rais & Boediono
Ke: news Trans TV <[email protected]>, kampus tiga <
[email protected]>, sastra pembebasan <
[email protected]>, ppiindia <[email protected]>,
nasional list <[email protected]>, HMI Kahmi Pro Network <
[email protected]>, ex menwa UI 2 <
[email protected]>, Pers Indonesia <[email protected]>,
AJI INDONESIA <[email protected]>




Jumat, 04/12/2009 08:55 WIB
Kasus Century
Tuntut Boediono Mundur, PAN Diminta Punya Etika Politik
*Aprizal Rahmatullah* - detikNews

*Jakarta* - Seruan tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais agar Wakil
Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mundur  terkait kasus
Century dinilai kurang etis. Sebagai partai pendukung pemerintah, PAN
semestinya tidak terlalu reaktif.

"Kalau PAN memutuskan untuk tak beroposisi dan ikut dalam pemerintahan
SBY-Boediono, sebaiknya para politisinya tak menyerukan Wapres dan Menkeu
nonaktif sebelum mereka diusut secara hukum," kata salah satu pendiri PAN
Goenawan Mohammad sebagaimana termuat dalam e-mail yang disebar ke beberapa
koleganya, Jumat (4/12/2009).

Menurut Goenawan, sebagai partai yang sejak awal berkomitmen mendukung
pemerintahan SBY-Boediono, PAN harusnya tidak bersikap terlalu frontal.
"Kalau mau demikian juga, lebih baik secara ksatria PAN beroposisi,"
jelasnya.

Sikap Amien yang begitu semangat menuntut Boediono mundur dianggap sebagai
manuver politik yang kebablasan. Padahal saat kisruh Cicak-Buaya, Amien
tidak sereaktif saat ini.

"Mereka, termasuk Amien Rais, memberi kesan ingin mendepak lawan politik dan
merebut posisi. Seakan-akan PAN, yang sudah punya sejumlah menteri penting
di kabinet, masih haus kekuasaan," tandasnya.

"Saya imbaukan ini kepada Amien Rais, yang dulu saya bantu dan dukung untuk
memimpin partai dan mencalonkan jadi presiden. Saya juga imbau politisi PAN
lain supaya jangan menebarkan suasana fitnah," pungkasnya.

* (ape/nrl)*
--


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke