Refleksi : Apakah yang dialami oleh Nurkhasanah ini masalah biasa makaoleh karena itu tidak perlu mendapat perhatian masyarakat dan penguasa negara NKRI? Apa yang ditakuti dengan Arab Saudia sehingga membisu dan tidak berkutik?
http://berita.liputan6.com/daerah/200912/253399/TKI.asal.Brebes.Tujuh.Tahun.Disiksa.Majikan TKI asal Brebes, Tujuh Tahun Disiksa Majikan Sugihartono dan Dwi Ajinovyanto 04/12/2009 11:52 Liputan6.com, Brebes: Tindak kekerasan majikan terhadap tenaga kerja asal Indonesia tampaknya tak akan pernah berhenti. Tengok saja nasib Nurkhasanah. TKI perempuan asal Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, disiksa majikannya kala bekerja di Riyadh, Arab Saudi, selama tujuh tahun. Dia juga dipulangkan secara paksa sang majikan, Rabu pekan ini. Saat bertemu SCTV, Jumat (4/12), terlihat jelas penderitaan Nurkhasanah. Sederet tanda cacat terlihat jelas di sekujur tubuh Nurkhasanah. Mulai dari bagian atas, gigi Nurkhasanah sudah tak sempurna lagi. Beberapa di antaranya telah tanggal terkena pukulan sang majiannya yang bernama Hayah Saad al-Rojiih. Di sebagian sisi wajah pun demikian. Tak hanya itu, perempuan muda ini cuma diberi uang sebesar 200 real, atau setara dengan kurang dari Rp 500-an ribu. Menurut Nurkhasanah, majikannya kejam bukan kepalang. Tanpa sebab jelas, dirinya kerap dipukul dengan gagang sapu, ditusuk dengan garpu, bahkan disetrika. Soal makanan, TKI perempuan ini hanya diberi makanan basi. Sebelum dipulangkan, Nurkhasanah mengaku dipaksa menandatangani surat pernyataan yang menerangkan bahwa selama bekerja telah diperlakukan dengan baik. Saking takut, Nurkhasanah tak mampu menolak permintaan tadi. TKI perempuan satu ini berangkat bekerja di Arab Saudi sejak 3 Januari 2003. Dia diberangkatkan melalui jasa PT Sapta Saguna, yang beralamat di Jalan Tebet Barat Dalam 22, Jakarta Selatan. Dalam perjanjian kontrak kerja, sedianya Nurkhasanah bakal mengantongi upah sebesar 600 real setiap bulan, atau setara dengan sekitar Rp 1,5-an juta. Kasus ini disimak serius Serikat Buruh Migran Brebes (SBMB). Menurut sang ketua, Nursalim, Nurkhasanah mengalami trauma berat. Saat ini SBMB tengah mengusahakan upaya pendampingan hukum buat Nurkhasanah, dan bakal menuntaskan kasus yang menimpanya ke meja hijau.(EPN) [Non-text portions of this message have been removed]

