http://www.tni-au.mil.id/content.asp?ContentId=7568
KOMANDAN KODIKAU HADIRI PENUTUPAN TERBANG MALAM HELIKOPTER
Pentak Lanud Sdm, 12/4/2009
Komandan Komando Pendidikan TNI AU (Kodikau) Marsekal Muda TNI Sukirno HS.,
menghadiri penutupan fase terbang malam pendidikan calon penerbang helikopter
TNI di Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma, Subang, Kamis malam (3/12). Dankodikau
bersama dua pejabat Kodikau disambut para komandan dan pejabat TNI AU di
Kalijati seperti Danlanud Suryadarma Kol. Pnb Widiantoro, MBA, Danwingdiktekkal
Kol. Tek Danardono SA.,MPP., Danskadron Udara 7 Letkol Pnb Sri Duto
Dhanisworo,Msi dan lainnya.
Usai istirahat sejenak rombongan menuju Skadron Udara 7 untuk mengikuti
berbagai rangkaian acara kunjungan. Pertama-tama Dankodikau memberikan briefing
kepada instruktur, penerbang, perwira dan sembilan siswa Sekolah Penerbang
Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI angkatan ke-79 di ruang briefing
Hanggar Colibri kemudian melihat simulator Helikopter Colibri, Sholat Magrib
bersama lalu merasakan terbang malam dengan Helikopter EC 120 Colibri,
pemotongan nasi tumpeng, sambutan dan ramah-tamah.
Sebelum fase terbang malam helikopter berakhir, terdapat tiga sortie
penerbangan, dua sortie dengan Helikopter Bell 47 G Soloy untuk dua siswa
terakhir dan satu sortie dengan Helikopter EC 120 Colibri mendukung Dankodikau
merasakan terbang malam helikopter di area penerbangan Lanud Suryadarma sekitar
20 menit. Ketiga sortie penerbangan tersebut berjalan lancar dilanjutkan dengan
acara pemotongan nasi tumpeng oleh Dankodikau yang diberikan kepada Sersan
Mayor Siswa Siregar dan pemberian cinderamata dari Danskadron Udara 7 kepada
Dankodikau.
Dalam sambutannya Dankodikau sebelum ramah-tamah penutupan terbang malam
dimulai menekankan nilai strategis Skadron Udara 7 karena di dididiknya
calon-calon penerbang sebagai kader-kader pemimpin TNI AU di masa depan. Oleh
karena itu, ditekankan kepada para perwira remaja agar dapat merintis karir
sejak dini sebaik-baiknya sesuai jalur profesi dan keahliannya. Selain itu
diingatkan agar bekerja dengan ikhlas tanpa riya dan tidak sombong/takabur.
Karena hal-hal tersebut merupakan penyebab kelalaian, keteledoran dan akhirnya
kehancuran. Di penghujung sambutannya Dankodikau menyampaikan ucapan terima
kasih kepada instruktur, kru pesawat dan harapan ke depan agar satuan-satuan
udara di TNI AU dapat mencapai satu tahun tanpa accident.
[Non-text portions of this message have been removed]