Bung Nizami, anda ini kelihatannya jenis yang kalap ya, sehingga lupa berfikir, 
bahwa kalau rakyat dan pemerintah di sini bisa mengelola dan me-manage kekayaan 
alamnya sendiri dengan jujur, adil, dan sebaik2nya, untuk kemaslahatan seluruh 
rakyat indonesia tanpa kecuali, tidak ada peluang asing seperti yang bapak 
koar2kan merampok itu 

jadi memang mental kita sendiri yang harus dikoreksi 
tidak perlu menuduh dan menyalahkan orang lain terus menerus seolah2 diri 
sendiri sudah paling oke 

sekarang saya mau tanya, bapak ini kelihatannya sangat patriotis dan merasa 
paling berjasa, benar, dan bersih, sehingga bapak menyalahkan ke sana kemari
emang apa yang sudah bapak lakukan untuk bangsa dan rakyat, sehingga bapak 
merasa paling berhak berkoar2 seolah kebakaran jenggot ? 

silahkan diklarifikasi kalo berani,
atau kalau tidak berani, ya silahkan melarikan diri bersembunyi dibalik koaran 

salam


--- In [email protected], A Nizami <nizam...@...> wrote:
>
> Dalam pidato menjelang Hari Anti Korupsi Sedunia, SBY menyatakan bahwa negara 
> Indonesia yang kaya dengan hasil alam ini akhirnya tidak mampu 
> mensejahterakan rakyat Indonesia karena korupsi/koruptor yang merajalela.
> 
> Saya lihat ada yang kurang lengkap. Para koruptor memang menggerogoti uang 
> rakyat. Namun jumlah uang yang mereka gerogoti paling "hanya" Rp 400 trilyun 
> per tahun. Banyak sekali memang. Tapi tahukah anda, ada yang lebih buruk dari 
> para koruptor tersebut. Apakah itu?
> 
> Mereka adalah para perampok asing yang merampas hasil kekayaan alam Indonesia 
> dari rakyat Indonesia. Mereka merampok minyak, gas, emas, perak, batubara, 
> timah, perkebunan, dan sebagainya. Jumlah yang mereka rampas diperkirakan 
> antara Rp 2.000-3.000 trilyun/tahun!
> 
> Jadi 5-7 x lipat daripada para koruptor. Tentu saja para perampok asing ini 
> bisa leluasa merampas kekayaan alam Indonesia dengan bantuan para koruptor 
> tersebut.
> 
> Jadi waspadailah para Perampok Asing dan Koruptor Indonesia.
> Bangsa Indonesia yang mandiri adalah solusi untuk Indonesia yang sejahtera. 
> Para siswa kita berulangkali memenangkan medali emas Olimpiade Fisika, 
> Matematika, Biologi, dan sebagainya. Jika Malaysia, Saudi, Qatar, dan Kuwait 
> (yang SDMnya terbatas) saja bisa mandiri mengelola kekayaan alam mereka, kita 
> bisa lebih baik dari itu.
> 
> http://infoindonesia.wordpress.com/2009/06/30/selama-kekayaan-alam-dirampas-asing-indonesia-akan-terus-miskin/
> 
>  ===
> Ingin belajar Islam via SMS?
> Ketik:REG SI kirim ke 3252
> 
> 
> Tarif Rp.1000 ,- + PPN
> Berhenti: ketik:UNREG SI kirim ke 3252 - Hanya dari Telkomsel
> 
> 
> Isi berupa cuplikan ayat Al Qur'an dan Hadits yang bisa anda forward ke 
> saudara-saudara dan teman-teman anda lainnya.
> http://media-islam.or.id
> 
> 
> 
>       Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! 
> Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! 
> http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
>


Kirim email ke