http://www.bangkapos.com/detail.php?section=1&category=9&subcat=36&id=12215
Bahayanya Berhubungan Intim Saat Menstruasi
Sumber : gettyimages/banjarmasinpost.co.id
MENURUT beberapa pakar seks, hubungan intim yang dilakukan saat sedang
menstruasi dapat saja dilakukan. Namun, dari sisi medis, berhubungan intim
ketika menstruasi hingga kini masih diduga sebagai salah satu faktor penyebab
kemunculan beberapa kondisi, seperti endometriosis dan infeksi.
Endometriosis adalah adanya pertumbuhan sel-sel yang ada pada dinding rahim
(endometrium) di tempat lain atau di luar dinding rahim. Bila hal ini terjadi,
maka seseorang akan merasa nyeri pada saat haid (dismenore).
Banyak faktor yang menyebabkan endometriosis ini. Salah satunya adalah
regurgitasi atau aliran balik darah haid dari dalam rahim ke saluran indung
telur dan masuk ke dinding perut. Aliran balik ini dapat terjadi akibat
hubungan seks saat menstruasi.
Selain itu, infeksi juga bisa terjadi, baik pada perempuan maupun laki-laki.
Pada perempuan, infeksi biasanya terjadi akibat perubahan keasaman vagina pada
waktu menstruasi. Akibatnya, kemampuan lendir vagina untuk melawan bakteri yang
masuk mengalami perubahan.
Begitu juga reaksi inflamasi atau pembengkakan dinding rahim saat menstruasi.
Hal ini turut berpartisipasi mempermudah terjadinya proses infeksi. Pada waktu
menstruasi, terjadi peluruhan lapisan dinding rahim dan keluar darah yang
disebut darah menstruasi.
Darah ini merupakan mediasi yang baik untuk membuat kuman atau bakteri tumbuh.
Pada laki-laki, mikrobakteri juga dapat menginfeksi saluran kencing, prostat,
dan saluran sperma.
Nah, melihat faktor risiko yang dapat terjadi akibat berhubungan seksual pada
waktu menstruasi, maka secara medis disarankan jika alangkah baiknya Anda dan
pasangan menghindari hal tersebut. Memang, faktor infeksi dapat dicegah dengan
kondom. Namun, proses regurgitasi atau aliran balik tidaklah dapat dicegah
dengan kondom.
[Non-text portions of this message have been removed]