Refleksi : Pantas DPRD Riau mengibarkan bendera sobek.   
Kalau di NKRI terdapat 76 juta keluarga miskin, hitung saja berapa banyak 
penduduk yang miskin  bila diasumsikan satu keluarga terdiri dari 4 orang 
(suami, isteri dan dua anak). Berapa banyak rakyat yang miskin?  Defenisi 
miskin menurut BPS ialah bila orang hidup dengan Rp 180.000,-- sebulan,  atau 
kurang lebih US$ 20,--  Tiap hari harus hidup dengan US$ 0,70  Dirgahayu NKRI?


http://berita.liputan6.com/sosbud/200912/255129/Kemiskinan.Paksa.Warga.Mengemis

Kemiskinan Paksa Warga Mengemis   

Teguh Hadi Prayitno 
 
Razia gepeng di Semarang, Jateng. 

18/12/2009 18:47
Liputan6.com, Semarang: Semakin tingginya angka putus sekolah terus memaksa 
sebagian anak kurang mampu mengadu nasib di jalanan. Mengemis dan meminta belas 
kasihan orang lain adalah keseharian yang harus dijalani demi bertahan hidup. 
Yang tragis, tak jarang dari mereka hanya dimanfaatkan orang tuanya untuk terus 
bekerja di jalanan.

Selain diburu, kehadiran anak-anak ini dianggap merusak pemandangan kota. Namun 
apa mau dikata, kemiskinan dan tidak tersedianya lapangan kerja memaksa 
sebagian masyarakat memilih mengemis, walau mengemis kadang disebut sebagai 
simbol kemalasan.

Undang-Undang 1945 yang menyebut fakir miskin dan anak telantar dipelihara 
negara memang belum berubah. Namun pada kenyataannya hanya di atas kertas. Yang 
miskin tetap miskin dan terus semakin miskin akibat tindak korupsi yang 
merampas hak orang lain.(WIL/ANS)

++++

http://berita.liputan6.com/sosbud/200912/255677/Ada.76.Juta.Keluarga.Miskin.di.Indonesia


Ada 76 Juta Keluarga Miskin di Indonesia
Anri Syaiful 
22/12/2009 20:40
Liputan6.com, Padang: Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf al Jufri menyatakan 
jumlah angka kemiskinan di Indonesia saat ini mencapai 76 juta kepala keluarga 
(KK). "Sedangkan penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan di Indonesia 
sekitar 20 juta KK," kata Mensos di Padang, Sumatra Barat, Selasa (22/12), 
seperti dikutip ANTARA.
Menurut Mensos, penduduk Indonesia yang berada pada garis kemiskinan dapat 
dibagi beberapa kelompok. "Kelompok lanjut usia (lansia) telantar, anak-anak 
telantar, masyarakat tidak layak huni yang dapat dikelompokkan sebagai penduduk 
Indonesia berada di garis kemiskinan", jelas dia.

Ia menambahkan, pada lima tahun silam angka kemiskinan di Indonesia mendekati 
sekitar 20 persen. "Sedangkan tahun 2009 ini angka kemiskinan sekitar 14 
persen, jadi ada penurunan angka kemiskinan di Indonesia sekitar 46 persen," 
ucapnya. Dia mengatakan pula, pemerintah pada tahun 2014 akan menargetkan angka 
kemiskinan di Indonesia berkurang mencapai sekitar delapan hingga 10 persen.

"Persentase angka kemiskinan tahun ini sebesar 14 persen bisa ditekan hingga 
8-10 persen pada 2014," ucapnya. Angka kemiskinan ini masih bisa ditekan karena 
Indonesia memiliki potensi untuk menanggulangi kemiskinan, yaitu struktur 
perekonomian dan pertumbuhan ekonomi yang baik serta program-program pemerintah 
untuk kesejahteraan rakyat.

"Saya yakin persentase masih bisa diturunkan jika kita memanfaatkan potensi 
ini," katanya. Dia mengimbau pemerintah daerah selaku pelaksana lapangan untuk 
benar-benar memperhatikan kesejahteraan rakyat guna mengurangi angka 
kemiskinan.(ANS)

+++









[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke