Refleksi : Dengan berhasil dikumpulkan  hampir satu miliar rupiah,  barangkali 
bisa dikatakan bahwa solidaritas dikalangan rakyat sangat besar, apabila 
dibandingkan dengan solidaritas pemerintah NKRI terhadap penderitaan rakyat. 
Hal ini mungkin sekali dapat dimengerti karena  pemerintah terdiri dari 
oknom-oknom kleptokratik. Sialnya ialah tidak terdapat alternatif baik dan 
berguna  yang mendominasi apa yang disebut pesta demokrasi, selain oknom-oknom 
tsb.

http://www.antaranews.com/berita/1262170991/prita-koin-prita-untuk-bantuan-kemanusiaan

Prita: "Koin Prita" Untuk Bantuan Kemanusiaan
Rabu, 30 Desember 2009 18:03 WIB | Peristiwa | Hukum/Kriminal | 

Jakarta (ANTARA News) - Prita Mulyasari akan menggunakan "Koin Prita" yang 
jumlahnya mencapai Rp810,940 juta untuk bantuan kemanusiaan.

"Saya dan teman dari `Koin Keadilan` memiliki tujuan yang sama untuk tujuan 
kemanusian," kata Prita Mulyasari dalam konferensi pers hasil perhitungan "koin 
Prita" di Bank Indoneisa (BI) di Jakarta, Rabu.

Prita dalam waktu dekat akan berdiskusi dengan "Koin Keadilan", penggerak 
pengumpulan koin untuk membantu Prita.

"Saya akan duduk bareng dengan teman dari `Koin Keadilan` untuk membicarakan 
bentuk kemanusian apa. Insya Allah dalam waktu dekat ini," kata Prita.

Sedangkan Koordinator Koin Keadilan Yusro M Santoso mengatakan bahwa pihaknya 
berhasil mengumpulkan koin sebanyak Rp707,915 juta.  Sisanya Rp103,024 juta 
diterima langsung oleh Prita dari beberapa donatur melalui cek.

Menurut Yusro, dari hasil pengumpulan Koin Keadilan senilai Rp92,353 juta telah 
disetorkan ke Bank Mandiri pada 23 Desember 2009 dan Rp615,562 juta diserahkan 
kepada BI untuk dihitung.

Yusro menyebut ada selisih penghitungan yang semula hanya Rp610 juta, setelah 
dihitung BI meningkat menjadi Rp615 juta.

"Peningkatan ini disebabkan karena relawan menghitung secara manual dan uang 
yang tidak berlaku tidak dihitung, namun oleh BI masih berlaku sehingga 
meningkat," kata Yusro.

Sementara Direktur Peredaran Uang BI Edi Siswanto menyatakan, setelah dihitung 
uang logam "Koin Prita" mencapai Rp589,073 juta, sedangkan uang kertas Rp26,488 
juta.

Menurut Edi, penghitungan "koin Prita" ini mengalami kelambatan, karena 
diperkirakan membutuhkan waktu dua hari sejak 23 Desember 2009, ternyata baru 
selesai Rabu ini.

"Ini disebabkan koinnya belum dipisahkan dan bahkan ada yang diselotif 
(digabungkan dengan selotif) sehingga membutuhkan waktu untuk memisahkan," kata 
Edy.

Edi juga mengatakan "Koin Prita" ini dihitung dengan menggunakan enam mesin 
pengitung uang logam.

Selain uang logam dan uang kertas, lanjut Edy, BI juga menemukan uang asing 
yang terdiri dari lima uang kertas dan 1.599 uang logam.

"Untuk uang asing ini, terutama logam, kami akan usahakan kepada pedagang valas 
untuk ditukarkan ke rupiah," jelas Edi. (*)
COPYRIGHT © 2009

Baca Juga
  a.. Pekan Depan Prita Mulai Bekerja
  b.. Pengamat: Prita Layak Bebas
  c.. Kejaksaan akan Ajukan Kasasi Bebasnya Prita
  d.. Suami Prita Ajak Keluarga Liburan Pascavonis
  e.. Prita Divonis Bebas


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke