Refleksi : Sekalipun ketinggalan kereta api zaman tidak menjadi masalah, karena 
yang dipentingkan ialah  pengetahuan ilmu gurun pasir pembawa kebahagiaan di 
dunia seberang.


http://www.antaranews.com/berita/1265433212/kualitas-sdm-permasalahan-jangka-panjang-indonesia

Kualitas SDM Permasalahan Jangka Panjang Indonesia
Sabtu, 6 Pebruari 2010 12:13 WIB | Peristiwa | Umum | 
Semarang (ANTARA News) - Wakil Presiden Boediono mengatakan kualitas sumber 
daya manusia (SDM) akan menjadi salah satu masalah yang dihadapi Indonesia 
dalam mewujudkan pembangunan jangka panjang.

"Saat ini kelemahan kualitas SDM Indonesia belum terasa. Pada jangka panjang 
akan terlihat," katanya saat silaturahmi dengan pejabat daerah di Provinsi Jawa 
Tengah, di Semarang, Sabtu.

Ia mengemukakan, masalah SDM terasa setelah permasalahan infrastruktur yang 
dihadapi Indonesia saat ini mampu diatasi.

"Keterampilan dan produktivitas SDM menjadi salah satu penentu keberhasilan 
pembangunan jangka panjang. butuh waktu antara 10 hingga 20 tahun untuk 
menyiapkan peningkatan kualitas SDM.Masalah ini akan menjadi tanggung jawab 
sektor pendidikan, teknologi, dan budaya," katanya.

Ia mengatakan, salah satu permasalahan utama yang dihadapi Indonesia saat ini 
yakni ketertinggalan pembangunan di bidang infrastruktur.

Masalah ketertinggalan itu, katanya, menjadi tema utama dalam pembangunan Tahun 
2010 hingga 2014.

Salah satu penyebab ketertinggalan infrastruktur, katanya, adalah pendanaan 
yang tidak cukup."Bahkan untuk menjaga kualitas pelayanan, saat ini juga belum 
mencukupi," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan bidang infrastruktur membutuhkan investasi sekitar 
Rp2.000 triliun per tahun.

Pemerintah, katanya, hanya mampu memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur 
itu antara 15 hingga 17 persen dari total anggaran negara.

Ia menyatakan perlunya dukungan pihak swasta dalam memenuhi kebutuhan 
pembangunan infrastruktur.

Ia mengemukakan tentang perlunya dibicarakan model kerja sama yang baik antara 
pemerintah dengan swasta dalam memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur.

"Jalin hubungan yang tidak merugikan pemerintah sekaligus menarik untuk 
dibangun oleh pihak swasta," katanya.(M029/A038)
COPYRIGHT © 2010


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke