Pengakuan Sang Dokter Mengintip Dunia Kematian
Posted on February 4 2010 by Nurul Ulfah - detikHealth 

New York – Pengalaman mendekati kematian atau ‘Near Death Experience’ banyak 
diceritakan pasien pada dokter. Namun banyak dokter yang tidak percaya dan 
menganggapnya sebagai halusinasi atau efek rasa sakit. Tapi kini, pengalaman 
itu benar-benar dialami sang dokter. Banyak orang yang
 
Mary Jo Rapini
mendeskripsikan ‘Near Death Experience’ sebagai keadaan antara hidup dan mati, 
dimana ada cahaya terang benderang, bertemu dengan sang Pencipta tapi diminta 
untuk kembali lagi ke dunia.
Mary Jo Rapini adalah psikolog klinis yang mengalami hal tersebut. Didampingi 
oleh Dr Jeffrey Long yang pernah melakukan studi terhadap 1.300 kasus ‘Near 
Death Experience’, Rapini menceritakan kisahnya. “Saya banyak menangani pasien 
kanker dan mereka selalu bercerita tentang pengalamannya mendekati kematian. 
Tapi saya selalu menganggap cerita tersebut sebagai efek reaksi medis atau 
halusinasi,” kata Rapini seperti dikutip dari MSN, Selasa (26/1/2010).
Hingga pada April 2003, kejadian itu ia alami sendiri. Menurut Rapini, saat itu 
ia mengalami pembengkakan pembuluh darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit. 
Keadaannya sangat parah sampai harus berada di ruang gawat darurat selama 3 
hari. “Semua dokter langsung panik dan mengelilingi saya. Mereka memasukkan 
berbagai macam alat medis di tubuh saya dan menelepon suami saya,” tutur Rapini.
“Hingga tiba-tiba, saya melihat sebuah cahaya yang sangat terang. Cahaya ini 
berbeda dari cahaya biasanya dan terus berkembang membesar. Lalu saya 
bertanya-tanya, cahaya apa itu? Saya pun memasuki cahaya itu,” jelasnya. Rapini 
pun masuk ke dalam terowongan cahaya itu. Menurutnya, di sana ia melihat 
ruangan yang sangat indah dan bertemu dengan Tuhan. Ia berkata saya tidak bisa 
tinggal dan harus kembali lagi ke dunia. Rapini kemudian protes.
“Kenapa saya tidak bisa tinggal disini? Padahal saya sudah menjadi istri dan 
ibu yang baik. Saya juga sudah merawat pasien kanker tiap harinya,” ujarnya. 
Menurut penuturan Rapini, sang Pencipta memintanya kembali ke dunia untuk 
melakukan hal yang lebih baik dari itu.
Pengalaman Near Death Experience yang diceritakan Rapini ternyata sama dengan 
pengalaman-pengalaman lainnya yang pernah dianalisa Dr Jeffrey Long. “Ternyata 
hampir semua orang yang pernah mendekati kematian punya cerita yang sama, baik 
mereka pernah dengar sebelumnya atau tidak pernah,” kata Dr Long. Dalam buku 
karangannya yang berjudul ‘Evidence of the Afterlife: Science of Near-Death 
Experiences’, Dr Long menyebutkan beberapa tanda mendekati kematian, 
diantaranya bertemu dengan orang-orang yang lebih dulu meninggal dunia, 
ingatan-ingatan yang bertambah jelas, dan lainnya.
 
Dr. Jeffrey Long
Menurut Long yang merupakan dokter onkolog radiasi dan juga menangani pasien 
kanker, sama seperti Rapini buku yang berhasil ia buat semakin memicunya untuk 
menjadi dokter yang lebih baik. “Pengalaman-pengalaman itu mengubah pandangan 
saya sebagai dokter. Saya lebih percaya diri dalam menangani pasien, terutama 
pasien kanker. Saya menemukan bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan, 
karena ada kehidupan lain setelahnya,” jelas Long.(fah/ir/IM)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke