Rakyat kan meniru pemimpinnya. Presiden RI sendiri kalau bicara kepada publik
dan wartawan (yang notabene semuanya warga Indonesia) juga senang menggunakan
istilah-istilah asing. ..Bahkan untuk acara lokal yang semua pesertanya orang
Indonesia juga disebut National Summit atau apalah... pokoknya pakai bahasa
Inggris....
From: awind <[email protected]>
Subject: [nasional-list] Guruh Kritik Penggunaan Bahasa Asing
To: [email protected]
Date: Monday, February 8, 2010, 6:30 AM
http://www.antarane ws.com/berita/ 1265537231/ guruh-kritik- penggunaan-
bahasa-asing
Guruh Kritik Penggunaan Bahasa Asing
Minggu, 7 Pebruari 2010 17:07 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 462 kali
Guruh Soekarno Putra. (ANTARA/R.Sukendi)Denpasar (ANTARA News) - Guruh Soekarno
Putra mengkritik penggunaan bahasa asing di kalangan media, pengusaha dan
masyarakat secara umum yang cenderung dicampur seenaknya dengan bahasa
Indonesia.
"Saya lihat presenter di televisi juga banyak menggunakan bahasa Indonesia
dicampur-campur bahasa Inggris. Acaranya juga menggunakan nama bahasa Inggris.
Kecuali kalau acaranya memang berbahasa asing, tidak ada masalah," katanya pada
acara seminar tentang regenerasi kepemimpinan nasional di Denpasar, Minggu.
Menurut Guruh,, seharusnya dalam kegiatan sehari-hari semua elemen masyarakat
menggunakan bahasa Indonesia, apalagi pada acara resmi. Acara di televisi ia
nilai juga sebagai acara semi-resmi, sehingga selayaknya pembawa acara juga
berbahasa Indonesia dengan baik.
Pada kesempatan itu, adik kandung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
tersebut juga menyoroti banyaknya gedung, nama sekolah maupun fasilitas lainnya
yang terlihat lebih bangga menggunakan bahasa asing.
"Seharusnya pakai bahasa Indonesia lah. Itu bagian dari sumpah pemuda loh.
Bahasa persatuan kita ini harus kita junjung tinggi," kata lelaki yang kini
akan bertarung untuk menduduki jabatan Ketua Umum PDIP pada kongres di Bali,
April mendatang.
Ia meminta masyarakat Bali yang kesehariannya banyak bersinggungan dengan
wisatawan asing agar tidak ikut-ikutan latah menggunakan bahasa asing bercampur
aduk dengan bahasa Indonesia.
"Restoran seharusnya juga menggunakan daftar menu yang berbahasa Indonesia
dulu, baru ada terjemahannya yang berbahasa Inggris," kata politisi yang juga
dikenal sebagai seniman tersebut.
Sementara pada seminar dengan latar belakang logo PDIP bertuliskan, "Guruh
Soekarno Putra PASTI Ketua Umum PDIP" itu, Guruh menyatakan siap untuk memimpin
partai tersebut, bahkan termasuk untuk menjadi Presiden RI. (ANT/A038)
[Non-text portions of this message have been removed]