Refleksi :   Sebelum dikocok dengarlah  ini : 
http://www.youtube.com/watch?v=THgFZel9ZYY


http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=271&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&cdate=09-FEB-2010&ptopik=A07

Selasa, 09-FEB-2010elasa, 09-FEB-2010


Kocok ulang kabinet sulit dihindari
Fraksi Demokrat harus cari strategi baru 

 
JAKARTA: Kocok ulang komposisi di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II sepertinya 
tidak bisa dihindarkan. Kongsi koalisi partai yang mendukung Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono terlihat tidak solid lagi menyusul pandangan awal 
fraksi-fraksi di DPR terkait dengan keputusan bailout Bank Century 

Partai Demokrat sebagai pendukung utama Yudhoyono terkucil di Panitia Khusus 
Hak Angket skandal Bank Century. Fraksi Partai Golkar, Partai Keadilan 
Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional 
(PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)-semuanya pendukung pencalonan SBY 
sebagai presiden-berbeda suara dengan mereka. 

Fraksi PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan Partai Hanura sedari awal sudah 
berseberangan dengan Partai Demokrat dalam urusan Bank Century. 

Meski dengan tekanan berbeda, Golkar, PKS, PPP, PAN dan PKB memandang ada 
penyimpangan terhadap proses bailout Bank Century. 

Bahkan dalam pandangan awalnya, Golkar dan PKS didukung PDI Perjuangan 
menyatakan penyelesaian kasus Bank Century harus dilanjutkan ke ranah hukum 
karena ada indikasi praktik korupsi. 







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke