Refleksi : Rupanya  antikorupsi tidak bisa dipahami dengan larangan seperti: 
jangan mencuri, jangan menipu, jangan korupsi, karena Alloh akan murka, tetapi 
suatu  ilmu yang sangat sulit dan oleh karena itu harus dipelajari di Belanda. 
Waktu Dandeals menjabat gubernur  jenderal dia  berusaha keras memberantas 
korupsi  di kalangan kaum bangsawan di Hindia Belanda, tetapi rupanya tidak 
berhasil mengeliminasikan penyakit tsb. karena  kemudian ternyata penyakit itu 
merdeka dan menjalar membebani kehidupan rakyat dan kaum neo-bangsawan seperti 
sediakala. Jongens en meisjes, goed leren, ja!  


http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/03/08/101414/Sejumlah-Guru-Dikirim-Belajar-Antikorupsi-ke-Belanda


08 Maret 2010
Sejumlah Guru Dikirim Belajar Antikorupsi ke Belanda

SEMARANG-Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang akan mengirimkan 
sejumlah guru dari beberapa daerah di Indonesia ke Belanda untuk mengikuti 
training pendidikan antikorupsi, 5-25 April 2010.

Kepala Humas Antonius Juang mengatakan, training tersebut merupakan kelanjutan 
program pendidikan antikorupsi yang dirintis Pusat Studi Urban (PSU) Unika 
Soegijapranata sejak 2002, bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi 
(KPK) dan beberapa sekolah di Jawa Tengah.

"Peserta yang diberangkatkan berjumlah 18 orang, terdiri atas 14 guru dari 
Jateng, Bali, Kalimantan, dan Sumatera, serta tiga dosen Unika dan satu staf 
KPK," katanya.

Mereka akan mengikuti pelatihan bertema "Training on Enchancing The Capacity 
and Competence of Teachers in Values Based for Raising Awareness on 
Anti-Corruption Issues". 

Dia menambahkan, PSU Unika Soegijapranata mendapatkan beasiswa StuNed 
Scholarship Programme sebesar 83.605 euro dalam bentuk kursus singkat. 
Pendidikan antikorupsi itu akan dilangsungkan di The International Institute of 
Social Studies (ISS), Erasmus University Rotterdam, Den Haag.
Modul Pembelajaran "Pada 2005 lalu, PSU Unika Soegijapranata juga pernah 
memperoleh beasiswa serupa untuk mengikuti 'Training on Enhancing Civil Society 
and Public Awareness in Combating Corruption'," kata Antonius.

Para peserta yang diberangkatkan saat itu, lanjutnya, berjumlah 11 anggota PSU 
Unika Soegijapranata, satu staf KPK, dan dua guru selama tiga minggu di ISS Den 
Haag dan dua minggu di Indonesia. "Hasil dari training tersebut adalah modul 
pembelajaran antikorupsi yang diterapkan di beberapa sekolah di Kota 
Semarang,"katanya.

Dia mengatakan, PSU Unika Soegijapranata telah menerapkan pendidikan 
antikorupsi bagi generasi muda secara konsisten dan berkelanjutan, dengan 
menyusun modul antikorupsi bagi siswa SD.

"Modul itu disusun bersama-sama dengan guru-guru sekolah yang menjadi mitra PSU 
yang diadopsi oleh KPK dan kemudian diterapkan di seluruh Indonesia," katanya.

Keunikan modul tersebut, kata dia, terletak pada penyisipan nilai-nilai 
antikorupsi, yakni kejujuran, keadilan, daya juang, keberanian, kesederhanaan, 
dan kepedulian dalam mata pelajaran di sekolah.

"Nilai-nilai antikorupsi itu disisipkan dalam pelajaran Matematika, Bahasa 
Indonesia, IPA, IPS, dan sebagainya, sehingga akan meningkatkan efektivitas 
pembelajaran antikorupsi tanpa memberatkan siswa dan guru," kata Antonius. 
(ant-45



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke