From: a b 
To: jurnali...@yahoogro ups.com 
Sent: Tuesday, March 16, 2010 5:19 PM
Subject: REPUBLIKA - Pengamanan Obama Menyalahi Prosedur

QUOTE: Dia mencontohkan, kunjungan mantan Menlu AS Condoleeza Rice ke Indonesia 
beberapa tahun lalu dijaga oleh 800 tentara marinir yang didatangkan langsung 
dari AS. "Rice mengunjungi sebuah SD di Cikini, lalu ada guru kita yang datang 
terlambat ke acara, guru itu dipopor oleh tentara AS," kata Tyasno.

------------ --------- --------- ---------

Pengamanan Obama Menyalahi Prosedur
Selasa, 16 Maret 2010, 12:15 WIB

JAKARTA--Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI (Purn) Tyasno 
Sudarto, mengatakan, pengamanan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama 
yang dibawa langsung dari negaranya sudah menyalahi prosedur. Hal itu justru 
menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara yang terjajah oleh AS.

Menurut Tyasno, keamanan presiden yang akan mengunjungi suatu negara seharusnya 
menjadi tanggung jawab negara yang dikunjunginya. "Kalau presiden kita ke AS, 
tidak boleh membawa pengamanan yang berseragam dinas, tidak boleh membawa 
senjata," kata Tyasno, dalam sebuah diskusi bertajuk 'Menolak Obama', Selasa 
(16/3).

Tyasno menambahkan, kunjungan Obama ke Indonesia pertengahan Maret 2010 ini 
akan disertai pengamanan yang dibawanya dari AS. "Ring pertama adalah secret 
service, ring kedua militer, dan ring kedua itu polisi," kata dia. Penagamanan 
itu seharusnya dilakukan oleh Indonesia sebagai negara yang dikunjungi oleh 
Obama.

Dia mencontohkan, kunjungan mantan Menlu AS Condoleeza Rice ke Indonesia 
beberapa tahun lalu dijaga oleh 800 tentara marinir yang didatangkan langsung 
dari AS. "Rice mengunjungi sebuah SD di Cikini, lalu ada guru kita yang datang 
terlambat ke acara, guru itu dipopor oleh tentara AS," kata Tyasno.

Seharusnya, kata Tyasno, AS cukup membawa pengamanan di Ring 1 saja, itu pun 
harus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia. AS jangan dibiarkan membawa 
tentara dan senjata dalam mengamanankan Obama. Menurut Tyasno, AS pun melarang 
kepala negara yang datang ke AS untuk membawa pengamanan berseragam dan 
bersenjata.

Sehingga, kata Tyasno, kedatangan Obama menunjukkan bahwa Indonesia sebagai 
bangsa terjajah. Dia mengingatkan, Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin pernah ditolak 
ke AS karena dituduh tersangkut masalah HAM. Ironisnya, Obama yang memimpin 
negara pelanggar HAM bisa masuk dengan bebas ke Indonesia.


http://www.republik a.co.id/berita/ 106845/pengamana n-obama-menyalah i-prosedur



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke