Refleksi : Bagus,bagus sebentar lagi dilupakan kasus Bank Century. Kalau
sendiiwara teror di Aceh kurang baik dan gagal mengelabui pendapat umum, masih
ada banyak cadangan GAM, OPM, RMS, PERMESTA, DI dan yang paling aktual
berbahaya ialah PKI, karena sebentar lagi akan ada 100 tahun komunis di
Indonesia. Serem, gawat, tunggu tanggal main di pangung biskop di tempat Anda.
Ticket murah, harga berdamai, bisa dipesan sekarang.
Sambil menunggu pertunjukkan dipersilahkan menikmati lagu dandut:
http://www.youtube.com/watch?v=e80J5xPnMbg
http://jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=123094
[ Kamis, 18 Maret 2010 ]
Berita Pengejaran Teroris Tenggelamkan Kasus Century
Curigai Ada Kesengajaan Pengalihan Isu
JAKARTA - Penangkapan teroris di Aceh dan Banten mendapat tanggapan beragam.
Tanggapan positif menganggap bahwa pemerintah serius dalam menuntaskan
kejahatan internasional tersebut. Sebaliknya, momen pemberantasan teroris itu
juga mengakibatkan spekulasi negatif.
''Pemberantasan teroris itu kok ndilalah (kebetulan) diangkat setelah hasil
akhir kasus Bank Century diembuskan DPR,'' kata anggota Komisi I DPR Hidayat
Nur Wahid dalam diskusi di gedung DPD (Dewan Perwakilan Daerah) kemarin (17/3).
Menurut Hidayat, posisi tersebut menimbulkan anomali. Sebab, momen lain juga
bertepatan. Ketika itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang
melaksanakan kunjungan ke Australia. Dengan bangga, presiden menyampaikan
keberhasilan tersebut di depan parlemen Australia. Belum lagi rencana
kedatangan Obama pada Maret. ''Anomalinya adalah pergerakan (terorisme) itu
sudah terendus satu tahun lalu, kenapa baru diselesaikan sekarang? Kenapa tidak
dari dulu?" ujar Hidayat dengan nada bertanya.
Dia mengatakan, penuntasan teroris memang patut mendapat apresiasi positif.
Namun, posisi penuntasan yang bersamaan dengan berkembangnya kasus Century
tidak bisa menutup tanda tanya itu. "Spekulasi ini mau tidak mau muncul,
akhirnya (penuntasan teroris) menjadi tidak menguntungkan," jelas ketua MPR
periode 2004-2009 itu.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens berpendapat serupa.
Yang patut menjadi pertanyaan adalah mengapa pemerintah baru menuntaskan
sekarang. Dia menduga, pemerintah ingin mengalihkan isu Century. Sebab, jika
isu Century berkembang, pemerintah bisa kewalahan. ''Padahal, polisi sudah
melakukan penyelidikan bertahun-tahun," sebut Boni. (bay/c6/agm)
http://jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=123094
[ Kamis, 18 Maret 2010 ]
Berita Pengejaran Teroris Tenggelamkan Kasus Century
Curigai Ada Kesengajaan Pengalihan Isu
JAKARTA - Penangkapan teroris di Aceh dan Banten mendapat tanggapan beragam.
Tanggapan positif menganggap bahwa pemerintah serius dalam menuntaskan
kejahatan internasional tersebut. Sebaliknya, momen pemberantasan teroris itu
juga mengakibatkan spekulasi negatif.
''Pemberantasan teroris itu kok ndilalah (kebetulan) diangkat setelah hasil
akhir kasus Bank Century diembuskan DPR,'' kata anggota Komisi I DPR Hidayat
Nur Wahid dalam diskusi di gedung DPD (Dewan Perwakilan Daerah) kemarin (17/3).
Menurut Hidayat, posisi tersebut menimbulkan anomali. Sebab, momen lain juga
bertepatan. Ketika itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang
melaksanakan kunjungan ke Australia. Dengan bangga, presiden menyampaikan
keberhasilan tersebut di depan parlemen Australia. Belum lagi rencana
kedatangan Obama pada Maret. ''Anomalinya adalah pergerakan (terorisme) itu
sudah terendus satu tahun lalu, kenapa baru diselesaikan sekarang? Kenapa tidak
dari dulu?" ujar Hidayat dengan nada bertanya.
Dia mengatakan, penuntasan teroris memang patut mendapat apresiasi positif.
Namun, posisi penuntasan yang bersamaan dengan berkembangnya kasus Century
tidak bisa menutup tanda tanya itu. "Spekulasi ini mau tidak mau muncul,
akhirnya (penuntasan teroris) menjadi tidak menguntungkan," jelas ketua MPR
periode 2004-2009 itu.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens berpendapat serupa.
Yang patut menjadi pertanyaan adalah mengapa pemerintah baru menuntaskan
sekarang. Dia menduga, pemerintah ingin mengalihkan isu Century. Sebab, jika
isu Century berkembang, pemerintah bisa kewalahan. ''Padahal, polisi sudah
melakukan penyelidikan bertahun-tahun," sebut Boni. (bay/c6/agm)
[Non-text portions of this message have been removed]