http://www.facebook.com/group.php?gid=106415142725978&ref=mf

Adnan Buyung Nasution sebagai Ketua
KPK<http://www.facebook.com/group.php?gid=106415142725978&ref=mf>
<http://www.facebook.com/group.php?gid=106415142725978&ref=mf>
Ayo siapa lagi yang pantas masuk dan menjadi Pimpinan KPK..
Bang Teten Masduki.. ayo siapa lagi.. :D

-- 
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank.blogspot.com
<http://www.facebook.com/group.php?gid=106415142725978&ref=mf>

Pada 1 April 2010 14:45, Luhur Sulastono <[email protected]> menulis:

>
>
> saya setuju pak susno dicalonkan jadi ketua KPK RI, ketua kpk harus orang
> yang punya nyali, memang susah mencari orang dinegeri ini yang punya
> karakter itu, mau jujur dan bijak dalam menjalankan tugas negara?saya yang
> hanya rakyat miskin dan bodoh hanya mampu berdoa, semoga dikemudian hari di
> negeri kita tercinta ini akan terpilih pemimpin2 bangsa yang betul2 amanah
> dan menjalankan tugas negara dengan hati yang tulus dan jiwa yang ksatria,
> amien.
>
> --- On Thu, 25/3/10, rifky pradana 
> <[email protected]<rifkyprdn%40yahoo.com>>
> wrote:
>
> From: rifky pradana <[email protected] <rifkyprdn%40yahoo.com>>
> Subject: [ppiindia] Susno Ketua KPK ???...
> To: 
> [email protected]<Forum-Pembaca-Kompas%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <ekonomi-nasional%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <wartawan-indonesia%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <mediacare%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <zamanku%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <eramuslim%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <sabili%40yahoogroups.com>,
> [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com>
> Date: Thursday, 25 March, 2010, 11:34
>
>
>
>
> Bola liar dari lontaran Susno perihal Markus di mabes Polri dan kasus
> penggelapan barang bukti sebesar Rp. 24,6 Milyar, ternyata berbuah hasil.
> Setidaknya ada 3 poin penting sebagai hasilnya.
>
> Pertama, satgas pemberantasan mafia hukum bentukan Presiden SBY menjadi
> terpaksa harus merespon dengan bergerak menelusurinya.
>
> Dimana hasilnya, satgas terpaksa mengakui kebenaran subtansi dari
> lontarannya Susno itu.
>
> Pihak-pihak yang terkait pun menjadi terpaksa ikutan mengakuinya, walau
> sambil kelabakan dalam mencari cara agar kasus itu dapat dilimitasi dan
> dilokalisir agar tidak berefek meluas yang berpotensi dapat mengakibatkan
> terbongkarnya borok-borok di kasus lainnya.
>
> Kedua, sodokan Susno itu tentu saja membuat pihak Polri menjadi kalang
> kabut disertai rasa geram dan berang dengan situasi yang tidak mengenakkan
> itu. Maka menjadi wajar jika status Susno pun serta merta dijadikan
> tersangka.
>
> Beberapa kalangan menengarai bahwa status tersangka ini akan membuat ruang
> gerak Susno menjadi terbatasi, sehingga lontaran dan sodokan Susno itu
> menjadi terlimitasi dan terlokalisir efek dan imbasnya kepada kasus-kasus
> markus lainnya.
>
> Ketiga, tingkah polah Susno itu telah menimbulkan empati dan simpati
> sehingga mulai ada wacana yang mengusulkan dan menjagokan Susno menjadi
> Ketua KPK.
>
> Berkait dengan hasil poin ketiga itu, mulai timbullah polemik dan pro
> kontra tentang wacana Susno menjadi Ketua KPK.
>
> Tak pelak lagi, ada yang setuju, bahkan mendukungnya, dan tak usah heran
> jika ada pula yang tak setuju alias menolaknya. Tentunya masing-masing
> mempunyai dasar argumentasi yang mendasari kesetujuannya maupun ketidak
> setujuannya itu.
>
> Menariknya, ada argumentasi cukup nyleneh yang berasal dari beberapa
> gelintir orang berkategori setuju dengan pencalonan Susno menjadi Ketua KPK.
>
> Inti dari dasar argumentasinya itu sederhana saja, yaitu KPK saat ini
> membutuhkan figur ketua yang berani melakukan duel head to head versus Polri
> dan Kejaksaan Agung dalam pertarungan hidup mati di kasus Skandal Bailout
> Bank Century.
>
> Sudah menjadi rahasia umum, sepertinya sudah banyak yang bisa menebak
> kira-kira bagaimanakah sikapnya pihak Polri dan Kejaksaan Agung terhadap
> kasus Skandal Bailout Bank Century itu.
>
> Maka satu-satunya harapan penuntasan kasus Skandal Bailout Bank Century
> hanya tinggal bertumpu kepada KPK semata.
>
> Tapi harapan itu disertai rasa was-was dan khawatir bahwasanya KPK telah
> kehilangan nyali untuk menyentuh kasus-kasus yang diperkirakan berkaitan
> dengan para penguasa negara.
>
> Harap dimaklumi, setelah terdepaknya Antasari Azhar sebagai Ketua KPK
> seperti telah menjadikan lembaga itu seperti kehilangan figur yang berani
> mengambil resiko dalam kenekatannya mengobok-obok kepentingannya para
> penguasa negara.
>
> Ditambah lagi, figur Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah walau masih
> dipercaya independensi dan komitmennya, namun dikhawatirkan sekarang ini
> telah terjangkiti oleh phobia atas kasus upaya mengkriminalisasika n mereka
> berdua.
>
>
> Kekhawatiran yang masuk akal dan manusiawi, jika ditilik dari ending
> nasibnya Antasari Azhar dan kasus upaya pengkriminalisasian terhadap mereka
> ditambah dengan masa jabatan mereka yang tinggal 1,5 tahun lagi.
>
> Kesemuanya itu tentu menjadi pertimbangan mereka berdua, dimana sangat
> mungkin mereka mengkhawatirkan jika mereka terlalu bersemangat membongkar
> kasus Skandal Bailout Bank Century, maka nasib mereka berdua setelah pensiun
> dari KPK menjadi akan di-Antasari Azhar-kan.
>
> Bertitik tolak dari hal itulah maka kehadiran figur pengganti Ketua KPK
> yang mempunyai pengalaman kerja yang memadai dalam membongkar kasus-kasus
> bernuansa konspirasi seperti kasus Skandal Bailout Bank Century, ditambah
> dengan tipikal kepribadian yang berani melakukan duel head to head versus
> Polri dan Kejaksaan Agung, menjadi teramat dibutuhkan.
>
> Susno Duadji yang perwira tinggi penyandang bintang tiga dengan karier
> terakhir sebagai Kabareskrim memenuhi kriteria dalam syarat pengalaman kerja
> yang bergelut di lingkungan dunia kerja yang penuh dengan nuansa konspirasi
> dan kecanggihan merekayasa kasus hukum.
>
> Memang pencalonan Susno sebagai Ketua KPK ini mengandung resiko yang tinggi
> juga.
>
> Dimana dikhawatirkan, semua polah tingkah Susno ini bisa jadi hanyalah
> permainan sandiwara yang sudah dirancang untuk meraup simpati publik.
> Selanjutnya dengan berbekal itu, Susno menjadi dapat disusupkan ke dalam
> KPK. Setelah berhasil menjadi Ketua KPK, maka Susno akan membelokkan arah
> penyelidikan kasus Skandal bank Century ke arah yang salah, sehingga kasus
> menjadi berakhir buntu.
>
> Sebuah kekhawatiran yang masuk akal. Namun perlu juga dipertimbangkan bahwa
> kesediaan Susno untuk menjadi Kuda Troya di KPK dalam rangka menggagalkan
> penyelidikan kasus Skandal bank Century itu akan berkonsekuensi semakin
> hancurnya namanya.
>
> Konsekuensi kehancuran yang kedua kalinya atas namanya itu, tentu harus
> disertai imbal balik yang sangat setimpal dan teramat berharga bagi dirinya.
>
> Sejauh ini, belum terlihat tanda-tanda para penguasa negara menjanjikan
> sesuatu yang berharga bagi Susno jika ia mau menjadi Kuda Troya di KPK untuk
> membuat ending kasus Skandal Bailout Bank Century menjadi terbuntukan.
>
> Akan tetapi ada satu titik poin yang sangat penting yang seharusnya tak
> boleh dilupakan dalam menimbang Susno menjadi Ketua KPK, yaitu pengalaman
> pribadinya yang cukup pahit terkait kasus Skandal Bailout Bank Century.
>
> Akhir kariernya yang mengenaskan sebagai tumbal dan kambing hitam oleh para
> koleganya lantaran adanya kegagalan tim Polri dalam upaya
> mengkriminalisasika n Bibit dan Chandra, sangat bisa jadi telah menimbulkan
> luka teramat dalam di hatinya.
>
>
> Ini merupakan modal utama yang memungkinkannya akan berani melakukan duel
> head to head versus Polri dan Kejaksaan Agung.
>
> Di soal ini, menurut pendapat beberapa kalangan, dapat diibaratkan dan
> diserupakan dengan pengalaman kariernya Jenderal Polisi (Purn) Sutanto yang
> pahit terkait soal dunia perjudian.
>
> Berkait dengan pengalaman pribadinya itu menjadikan tepat dan pas jika
> Jenderal Polisi (Purn) Sutanto diangkat sebagai Kapolri dalam konteks
> mission imposible memberantas praktik perjudian.
>
> Konon menurut rumor, Jenderal Polisi (Purn) Sutanto pernah punya pengalaman
> yang sangat pahit dan pernah sangat dipermalukan oleh bos besar dunia
> perjudian di Indonesia.
>
> Lantaran pengalaman pahitnya dan buruknya relasi hubungannya dengan bos
> besar bandar judi telah membuat tugas yang mission imposible dalam
> memberantas praktik perjudian saat ia menjadi Kapolri menjadi lebih mudah
> dilaksanakannya.
>
> Nah, akankah Susno akan berlaku layaknya Sutanto jika dia dipilih sebagai
> Ketua KPK sehingga akan tak mengenal kompromi dalam mengusut tuntas kasus
> Sandal Bailout Bank Century ?.
>
> Ataukah, justru Susno akan berlaku layaknya kuda troya yang bertugas
> membuntukan ending kasus Sandal Bailout Bank Century ?.
>
> Jawabannya sesungguhnya sederhana saja, itu dapat terlihat dari kemana arah
> dukungan Istana Presiden dan Partai Demokrat terkait wacana pencalonan Susno
> menjadi Ketua KPK.
>
> Wallahulambishshawa b.
>
> *
>
> Catatan kaki :
>
> Artikel terkait dan menarik lainnya dapat dibaca di sini .
>
> *
>
> Menimbang Susno Sebagai Ketua KPK
>
> http://polhukam. kompasiana. com/2010/ 03/25/menimbang- susno-sebagai-
> ketua-kpk/
>
> *
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke