http://us.detiknews .com/read/ 2010/04/06/ 164745/1333252/ 10/megawati- 
kritik-kapitalis me-global? 991102605
Selasa, 06/04/2010 14:54 WIB
Kongres III PDIP
Pidato Mega Pukulan Telak Pendukung Koalisi 
Muhammad Nur Hayid - detikNews



 

Foto Terkait

 Megawati Bantah Keluarganya Pecah 
Denpasar - Pidato ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang memakan waktu 
sekitar 45 menit dinilai sebagai jawaban tegas atas simpang siur sikap PDIP 
soal koalisi. Pidato tersebut sekaligus menjadi pukulan telak kepada elit PDIP 
yang selama ini mendorong koalisi.

"Itu pidato yang menggerakkan semangat kader. Pidato yang sangat baik karena 
bisa menjawab pertanyaan publik selama ini soal PDIP. Sekaligus menjadi pukulan 
telak bagi elit PDIP pendorong koalisi," kata pengamat komunikasi politik dari 
UI Effendi Ghazali.

Hal itu disampaikan Effendi seusai mengikuti acara pembukaan Kongres III PDIP 
di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Selasa (6/4/2010).

Meski pidato Mega cukup membuat panas telingga kader PDIP yang selama ini 
mengusung wacana koalisi, namun Effendi menilai tidak sampai menjadikan kader 
yang dikritik harus hengkang dari partai. Sebab, bahasa yang digunakan Mega 
sangat halus meski mengena.

"Kalau partai ini diibaratkan kapal besar, kritik dan pukulan telak tadi tidak 
menjadikan mereka terbuang dari kapal besar ini," terangnya.

Dosen Fisip UI ini menilai, pidato Mega sebagai awal yang baik bagi kader PDIP 
untuk mempersiapkan diri menyambut pemilu 2014. Sebab, pidato tersebut 
menyinggung persoalan yang sangat kompleks dari tatanan demokrasi sampai 
penyelenggaraan pemilu yang tidak jurdil.

"Pidato itu sudah gamblang, bahkan sudah menyinggung soal pemilu 2014. Saya 
kira ini harus menjadi catatan penting bagi peserta kongres untuk lebih 
memikirkan strategi jitu memenangkan PDIP," jelasnya.

"Termasuk dengan kemungkinan membuat terobosan dengan penambahan struktur baru 
seperti wakil ketua umum yang diisi kader-kader muda," pungkasnya.


(yid/mad) 










      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke