Refleksi :   Bukankah NKRI adalah negara kleptokratik, jadi apakah plagiarisme 
hanya terbatas pada ITB yang dibangga-banggakan? 

http://us.detiknews.com/read/2010/04/16/101952/1339489/10/perlu-gerakan-moral-di-kampus-agar-plagiarisme-tak-terulang?991102605

Jumat, 16/04/2010 10:19 WIB



Plagiarisme Doktor ITB
Perlu Gerakan Moral di Kampus Agar Plagiarisme Tak Terulang
Reza Yunanto - detikNews

Jakarta - 
Mantan Rektor UGM Prof Dr Sofian Effendi ikut prihatin atas terungkapnya 
praktek plagiarisme yang dilakukan doktor di Institut Teknologi Bandung (ITB). 
Sofian menengarai praktek plagiarisme subur karena menjadi dasar kenaikan 
pangkat. 

"Karena ini didorong oleh semangat publish yang menjadi dasar kenaikan pangkat, 
sehingga orang menempuh segala cara untuk menerbitkan karya ilmiah tanpa 
memperhatikan pertimbangan moral," kata Sofian dalam perbincangan dengan 
detikcom, Jumat (16/4/2010).

Karena itu, Sofian mengusulkan perlu ada gerakan moral di kampus untuk 
menghindari kejadian serupa terulang. "Karena ini tindakan amoral. Sampai kapan 
pun ini dosa besar," nilai mantan Ketua Forum Rektor Indonesia ini.

Dalam kasus plagiarisme Dr Mochamad Zuliansyah ini, guru besar ilmu 
administrasi negara UGM ini melihat tidak tertutup kemungkinan ada kelalaian 
yang dilakukan para pembimbing Zuliansyah. Ada kemungkinan ketiga pembimbingnya 
terlalu percaya kepada mahasiswa bimbingannya sehinga alpa dalam melakukan cek. 
 

"Itu reviewernya tidak mengecek lagi. Makanya sebetulnya reviewer jangan teman 
sekampus supaya bisa teliti," sarannya.

Zuliansyah melakukan plagiarisme dalam makalahnya yang berjudul '3D Topological 
Relations for 3D Spatial Analysis'. Makalah itu menjiplak makalah karya ilmuwan 
Austria Siyka Zlatanova berjudul 'On 3D Topological Relationships'.

Makalah itu dibuat Zuliansyah atas bimbingan Prof Dr Ir Suhono Harso Supangkat, 
M Eng, DR Ir Yoga Priyana, dan DR Ir Carmadi Machbub. 

Situs ieeexplore.ieee.org yang memuat publikasi Zuliansyah memasang sebuah 
pengumuman soal pelanggaran prinsip-prinsip publikasi dari IEEE bertajuk 
"Notice of Violation of IEEE Publication Principles".

"Makalah ini hampir seluruhnya menduplikasi makalah lain. Teks asli dikopi 
tanpa menyebut sumber," demikian keterangan di situs itu. 

Zuliansyah telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf. Dia 
juga bersedia bertanggung jawab sepenuhnya tanpa membawa-bawa ketiga 
pembimbingnya.

(Rez/nrl) 









[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke