Direstui Makam Soeharto Jadi Objek Wisata
Amril Amarullah
Jum'at, 16 April 2010, 11:03 WIB
VIVAnews -- Rencana Pemerintah Kabupaten Karanganyer menjadikan makam Soeharto
sebagai objek wisata religius mendapat restu. Yayasan Ibu Tien Soeharto
bersedia merubah fungsi makam mantan Presiden RI ke-2 itu sebagai tempat ziarah.
Bupati Karanganyer, Rina Iriani menegaskan, pemda sudah mendapat lampu hijau
dari pengelola Yayasan Ibu Tien untuk ikut andil dalam pengelolaan.
"Ya, Insya Allah akan mendapatkan lampu hijau untuk dijadikaan objek wisata
ziarah, dan untuk saat ini kami telah melakukan pendekatan-pendekatan," ujarnya
kepada VIVANews di Karanganyar, Jumat 16 April 2010.
Yang jelas, lanjut Rina, dengan dijadikan objek wisata ziarah akan menjadikan
komplek makam Astana Giribangun bersih, rapi dan tertata. "Nantinya pengelolaan
akan ada di dinas pariwisata," katanya.
Seperti diketahui, makam Astana Giribangun diketahui sebagai komplek
disemayamkannya Ibu Tien Soeharto, Mantan Presiden Soeharto, keluarga serta
beberapa kerabat. Bahkan, merupakan satu lokasi dengan komplek makam keluarga
Mangkunegara.
Sebelumnya, pengelola Yayasan Ibu Tien Soeharto bersikukuh tetap mengelola
sendiri. Karena, makam ini adalah makam keluarga. Sementara Pemkab Karanganyar
menginginkan untuk ambil bagian dari pengelolaan makam astana Giribangun.
Karena itu, dengan dikelola bersama, diharapkan makam Astana Giribangun bisa
menjadi objek wisata ziarah. Yang bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah
(PAD) seperti halnya makam mantan Presiden I RI, Soekarno di Blitar.
Laporan: Fajar Sodiq | Solo
[Non-text portions of this message have been removed]