From: Sonny Sutanto Architects <sonny_a...@indo. net.id> Subject: RE: [forum AMi] Gedung DPR Retak Bukan Miring Date: Monday, May 3, 2010, 9:54 PM
Yang mengerikan adalah angka 1,8 Triliun Rupiah. Jika diartikan dalam bangunan, anggaplah biaya membangun 5 juta per meter persegi-termasuk interior fitout daerah public, (harga bangunan tok, inipun sudah lebih mahal dpd standar bappenas), maka akan dibangun bangunan seluas 3.600.000 (tiga juta enam ratus ribu )meter persegi bangunan. Anggaplah separuhnya untuk biaya interior dan landscape, dan soft costs (fee, connections, prelim), maka ada bangunan seluas 1.800.000 m2. Anggaplah separuh luas untuk parkir, luas kantor adalah 900.000m2. Jika satu lantai dibangun 1500 m2 , maka ada 60 lantai, dan cukup untuk 9000 orang berkantor disana. Memangnya akan ada tambahan segitu banyak orang disana? Mau ngerjain apa? Salam Sonny Sutanto _____ From: forum...@yahoogroup s.com [mailto:forum...@yahoogroup s.com] On Behalf Of emanuel danu primanto Sent: Tuesday, May 04, 2010 10:58 AM To: AMI Subject: [forum AMi] Fw: [jurnalisme] Gedung DPR Retak Bukan Miring --- On Mon, 5/3/10, Habe Arifin <habearifin@ yahoo. <mailto:habearifin% 40yahoo.com> com> wrote: From: Habe Arifin <habearifin@ yahoo. <mailto:habearifin% 40yahoo.com> com> Subject: [jurnalisme] Gedung DPR Retak Bukan Miring To: keluargaunesa@ <mailto:keluargaune sa%40yahoogroups .com> yahoogroups. com, jurnali...@yahoogro <mailto:jurnalisme% 40yahoogroups. com> ups.com Date: Monday, May 3, 2010, 7:39 AM MARZUKI: GEDUNG NUSANTARA I RETAK BUKAN MIRING Jakarta, 3/5 (ANTARA) - Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan gedung Nusantara I di komplek DPR kondisinya tidak miring sampai tujuh derajat, tapi hanya mengalami keretakan di beberapa bagian bangunan. "Hasil analisa tim dari Kementerian Pekerjaan Umum menyimpulkan keretakan di gedung Nusantara I terjadi karena dampak dari gempa bumi di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 2008," kata Marzuki Alie kepada pers, di Gedung DPR, Jakarta, Senin. Dikatakan Marzuki, dirinya tidak tahu kalau gedung Nusantara I itu mengalami kemiringan hingga tujuh derajat karena sumbernya tidak jelas. Menurut dia, hasil analisa tim dari Kementerian Pekerjaan Umum tidak menyebutkan terjadi kemiringan pada gedung Nuantara I, tapi terjadi keretakan di beberapa bagian. "Soal keretakan itu akan direnovasi dan dilakukan penguatan untuk menghindari kemungkinan yang tidak diharapkan," kata mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini. Apalagi, katanya, gedung Nuantara I yang kapasitasnya hanya untuk sekitar 800 orang tapi diisi sekitar 2.500 orang yakni anggota DPR, staf ahli, asisten, dan staf fraksi. Menurut Marzuki, renovasi gedung Nusantara I akan diserahkan pada badan usaha milik negara (BUMN) bidang konstruksi bangunan. Di tempat terpisah, Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Azis mengatakan, gedung Nusantara I mengalamai kemiringan sekitar tujuh derajat. Menurut dia, kemiringan tersebut merupakan hasil analisa dari pejabat Kementerian Pekerjaan Umum yang disampaikan kepada pimpinan DPR dua tahun lalu. "Kalau saat ini ada pejabat Kementerian Pekerjaan Umum yang mengatakan terjadi keretakan bukan kemiringan, menunjukkan ada bahasa yang tidak sama," kata Harry. (T.R024/ (T.R024/B/H- KWR/H-KWR) 03-05-2010 20:15:55 http://id.news. <http://id.news. yahoo.com/ antr/20100503/ tpl-marzuki- gedung-nusantara -i-retak -buk-cc08abe. html> yahoo.com/antr/ 20100503/ tpl-marzuki- gedung-nusantara -i-retak- buk-cc08abe. htm l [Non-text portions of this message have been removed]

