http://www.KabariNews.com/?34935
Film “Obama Anak Menteng” yang rencananya dirilis Juni 2010,sudah memasuki tahap syuting. Cerita film ini diambil dari novel berjudul samakarya Damien Dematra, namun tidak seperti novelnya, sejumlah adegan dalam filmtersebut sengaja dihilangkan karena berbagai alasan. Salah satu adegan yang dihilangkan adalah ketika Obama kecilmelaksanakan sholat bersama teman-temannya. Hal itu diungkapkan Damien Dematradalam konferensi pers film “Obama Anak Menteng” di SDN Besuki 01 Menteng, Senin(16/05/2010). “Adegan Obama sholat sampai sekarang masih kitapertimbangkan, tapi kemungkinan besar tidak dipakai karena dampaknya bisa luas,”kata Damien seraya menambahkan bahwa pihaknya hanya ingin berkarya bukan untuk berpolemik. Diakui Damien, dalam novelnya adegan itu memang ada. “Itufakta, berdasarkan wawancara dan riset terhadap kawan-kawan sekelas Obama, tapikami tetap harus berhati-hati dalam hal ini,” ujar Damien. Isu Obama adalah seorang muslim memang sempat menjadi perdebatandi Amerika. Obama juga kerap diserang oleh lawan-lawan politiknya, terutamasaat masa kampanye Presiden AS tahun 2008. Film “Obama Anak Menteng” mengetengahkan cerita saat Obamakecil bersekolah di SDN 01 Besuki, Menteng. Meski hanya bersekolah kurang lebihsembilan bulan di sekolah tersebut, ternyata banyak cerita yang bisa digali darikeseharian Obama bersama teman-teman sekelasnya. “Film ini bercerita tentang bulan-bulan terakhir Obama di Indonesiasebelum pindah ke Amerika, ini kisah tentang Obama dengan teman-temannya di SDBesuki. Sementara yang prekuel semasa Obama bersekolah di Asisi nanti saya jugakan luncurkannovelnya awal Juni,” ujar Damien. Damien mengungkapkan tema besar film ini ada dua, yakni tentangharapan dan pluralisme. “Obama telah membuktikan kalau kita punya mimpi,semuanya bisa tercapai, sementara tentang pluralisme adalah mengangkat bagaimanaObama kecil hidup di lingkungan yang pluralis di sini,” kata Damien. Kalau tidak ada halangan, film “Obama Anak Menteng” akantayang di bioskop Indonesia mulai17 Juni 2010, bertepatan dengan kunjungan Presiden Barack Obama ke Indonesia. [Non-text portions of this message have been removed]

