----- Forwarded Message ----



 
BATASI
MERAJALELANYA MAL, 
BANTU
PASAR DAN TOKO TRADISIONAL
(SHARING
SEKALIGUS GUGATAN DARI SEORANG TEMAN)
 
Sewaktu studi di
Nederland beberapa tahun lalu, saya pernah "korupsi waktu"
dengan nyambi sebagai pekerja kasar part-timer di Alberthijn [perusahaan retail
multi-nasional, dan terbesar di Belanda; sekelas Carrefour di sini]. Percaya
atau
tidak, perusahaan ini baru buka  jam 9
pagi dan jam 5 sore sudah HARUS tutup. Selain itu,                              
                                                                                
hari Minggu
dan libur, juga DILARANG buka. Pertimbangannya, untuk melindungi pasar rakyat
[tradisional]. Nah, itu terjadi di negara yang kita cap sebagai liberal [bila
perlu ditambah lagi dengan: kafir]. Di negeri ekonomi kerakyatan ini yang
katanya sangat religius ini, pasar retail super modern seperti Carrefour,
Giants,
dsb serta "turunan"nya [Alfa, Indomart]  malah terbalik
diumbar boleh buka sampai 24
jam. Apakah itu yang dimaksud sebagian kalangan sebagai Neo-lib ??? Wallahualam
!!!
Sungguh negeri
keblinger (baca: anti Pancasila) pemimpinnya.
(menperdag, mensos, kenko kesra, menko ekonomi, gubernur
dan presiden maupun wakil rakyat                                                
                                       mestinya jawab, bukan  cuci tangan
atau justru ikut menjajah dan mempersulit hidup masyarakat)


 
(SEGALA
MAHLUK BERADAB PASTI SETUJUI HAL INI)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke