Konon, menurut
kabar….harga BBM di SPBU milik SHELL yang berada di Brunei (status bulan Juni 
2010)
adalah :
 
BBM dengan RON 92 (nilai
RON setara dengan Pertamax) harga jual per liternya adalah 51,9 Sen Dollar 
Brunei.
 
BBM dengan RON 97 (nilai
RON lebih dari Pertamax Plus) harga jual per liternya adalah 53,0 Sen Dollar 
Brunei.
 
BBM Diesel (setara dengan
Solar Pertamax Dex) harga jual per liternya adalah 31,0 Sen Dollar Brunei.
 
 

Jika tidak salah hitung,
maka berdasarkan kurs nilai tukar 1 Dollar Brunei setara dengan Rp. 6.600 , 
dapat
dihitung harga per liternya :
 
BBM RON 92….setara
Pertamax…..harga di SPBU Shell - Brunei = 0,519 Dollar Brunei x Rp. 6.600 = Rp. 
3.425 per liter


BBM RON 97….diatasnya
Pertamax Plus…..harga di SPBU Shell - Brunei = 0,530 Dolar Brunei x 6.600 = Rp. 
3.498 per liter


BBM Diesel….setara Solar
Pertamina Dex….harga di SPBU Shell - Brunei = 0,31 x 6.600 = Rp. 2.046
per liter
 
 

Menarik…..karena SHELL
yang beroperasi di Brunei itu seharusnya merupakan perusahaan yang sama dengan 
SHELL yang beroperasi di Indonesia.
 
Mengapa bisa beda harga
antara SHELL di Brunei dengan yang di Indonesia ?.




SHELL tentulah bukan merupakan perusahaan berstatus BUMN miliknya pemerintahan 
negara Brunei,
mengingat SHELL merupakan perusahaan asing swasta multi nasional.
 
Nah, jika mengacu kepada
hitungan yang tersebut diatas itu, maka dapat disimpulkan bahwa harga jual BBM
di SPBU milik SHELL yang berada di Brunei itu bisa lebih murah dibandingkan
dengan jual BBM di SPBU milik SHELL yang berada di Indonesia.
 
Bahkan juga lebih murah
dibandingkan BBM yang dijual di SPBU miliknya Pertamina.
 


Mengapa bisa demikian ?.

Apakah SHELL di Brunei tidak
mengikuti hukum yang bersifat wajib (yang konon kata orang sudah nyaris sama
kewajiban pemberlakuannya sehingga sudah mirip dengan hukum wajibnya wahyu
Illahi) yang berupa Harga Keekonomian ?.

Apakah SHELL di Brunei itu di subsidi ?
 


Wallahulambishshawab.
 
***
 

 
Brunei Darussalam, negara
kecil di Pulau Kalimantan, dekat Sabah dan Serawak, Malaysia.

Sejak awal September 2009 dari Brunei dapat juga naik Bus DAMRI jalan darat
dari Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam ke Pontianak di Kalimantan Timur,
pergi pulang setiap hari melalui Kuching - Serawak, lewat perbatasan
Kalimantan Timur, Indonesia - Serawak, Malaysia
 
 
Berapa lama, dari Bandar Seri Begawan ke Pontianak ?.


Kata sopir DAMRI, kurang
lebih 16 jam, termasuk beberapa kali pemeriksaan  dokumen keimigrasian di
perbatasan Brunei - Serawak dan Serawak - Kalimantan Timur di Tebedu - Entikong.
 
 
Karcisnya mahal enggak ?.


Tergantung siapa yang
belilah


Jika dari Pontianak,
kata sopir DAMRI bayarnya Rp.500.000, lima ratus ribu rupiah saja dan jika
berangkatntyadari Brunei bayarnya Dolar Brunei 86, jika satu dolar Brunei
Rp.6.600, kurang lebih sama dengan Rp.600.000, enam ratus ribu rupiah.
 
 
Banyak enggak yang naik ?.


Hari itu Kamis, 3 Juni
2010 sore bus DAMRI yang akan berangkat pukul 16.00 dari Brunei ke Pontianak,
penuh dengan penumpang sebanyak 62 tempat duduk, semua penumpang orang
Indonesia yang mau pulang kampung. 
 
Nah lho, hehe
Kata sopirnya setiap
berangkat dari Brunei penuh.
 
 
Harga BBMnya mahal enggak ?.
 
ini dia, coba ya bantu
hitungin, jika 1 dolar Brunei Rp. 6.600,  berapa satu liternya, sesui
dengan tarif yang  tertera pada stasiun pengisian BBM dibawah ini. (gambar
foto terlampir dibawah ini)

BBM di Brunei sepertinya cuma ada Shel

Kayaknya sih lebih murah dari harga BBM di Indonesia dan Malaysia, ya,
hehe.


Brunei,……


salam
 
*
Harga Jual BBM di Brunei, Murah
http://luar-negeri.kompasiana.com/2010/06/05/harga-jual-bbm-di-brunei-murah/
*


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke