Mengurai Belitan Kesalahan*

By: agussyafii

Bila kita pernah melakukan kesalahan, hendaknya kita bersedia mengakuinya. Bila 
orang lain melakukan kesalahan hendaklah kita memaafkannya. mengakui kesalahan 
tidaklah mudah bahkan teramat menyakitkan. Semakin tinggi status sosial kita 
maka semakin tidak mudah. Apa lagi kalo punya banyak penggemar dan pemujanya. 

Menyadari kesalahan tentunya berbeda dengan mengakui kesalahan. Mengakui 
kesalahan akan menyebabkan orang yang mengakui dosanya menjadi kehilangan muka. 
Kalo mengakui kesalahan diri sendiri sulit, apa lagi memaafkan kesalahan orang 
lain. Bahkan lebih sulit lagi. 'Saya tidak bisa memaafkan dia. Luka hati saya 
masih terasa perih bagai tersayat-sayat.' Toh, hati kecil kita mengatakan, 
'sudahlah maafkan dia. sebesar apapun kesalahannya maafkanlah dia.'  Mengapa 
kita harus memaafkan? karena hanya dengan memaafkan, Allah berkenan mengampuni 
kesalahan kita. Bila kita tidak memaafkan berarti kita menolak sifat Maha 
Pengampun Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Bila kita melakukan perbuatan salah maka kita akan terbelit oleh kesalahan yang 
kita lakukan.  Ada perasaan berdosa yang membelit hidup kita terus menerus. 
Dosa itu seolah mengejar -ngejar kita dimanapun berada. Kita dibuat tidak bisa 
makan enak dan tidur nyenyak. Sampai kita mengakui perbuatan yang pernah kita 
lakukan.

Demikian halnya dengan kesalahan orang lain. Bila kita tidak bisa memaafkan 
kesalahannya maka hati kita tersiksa akibat rasa geram, marah, benci dan dendam 
berkepanjangan. Membelit dan menyesakkan dada. Belitan itu akan akan bisa kita 
lepaskan ketika kita bersedia untuk memaafkan sebagai firman Allah Subahanu Wa 
Ta'ala.

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang kebaikan, serta berpalinglah 
dari orang-orang yang  tidak mengerti.'  (QS. Al A’raf [7] : 199).

---
*) Tulisan ini materi on air pada acara 'Power of Peace' di Radio Bahana FM 
Setiap rabu malam  jam 6 s.d 7 malam

Wassalam,
agussyafii
--- 
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', 
bazaar, perlombaan anak2, santunan di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 
23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan 
dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau 
http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 
087 8777 12 431.




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke