Pak Koen,

Jangan anggap enteng 10%, kalau  mereka bisa mengganti RI menjadi NKRI,  
mungkin saja dalam waktu tidak lama lagi NKRI akan mereka ganti menjadi NII.

Wasslam,


  ----- Original Message ----- 
  From: koentyo soekadar 
  To: [email protected] ; [email protected] ; mimbar bebas 
  Sent: Thursday, July 15, 2010 3:36 AM
  Subject: Re: [nasional-list] MUI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia


    
        200 juta itu kan dari KTP yang dalam rubrik "agama"-nya diisi dengan 
kata "Islam", coba diadakan penghitungan rahasia, mungkin yang benar-benar 
beragama Islam itu hanya 10% dari jumlah tersebut.

        --- On Wed, 7/14/10, Sandy Dwiyono <[email protected]> wrote:


          From: Sandy Dwiyono <[email protected]>
          Subject: [nasional-list] MUI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Halal 
Dunia
          To: [email protected], [email protected]
          Date: Wednesday, July 14, 2010, 6:07 PM


            
          http://www.antarane ws.com/berita/ 1279109450/ mui-targetkan- 
indonesia- jadi-pusat- halal-dunia

          MUI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia

          Rabu, 14 Juli 2010 19:10 WIB 

          Jakarta (ANTARA News) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menargetkan 
Indonesia dapat menjadi Pusat Halal Dunia (World Halal Center) yang akan 
menetapkan standar halal dunia.

          "Kita pantas jadi pusat halal dunia sebagai negara dengan penduduk 
muslim terbesar di dunia, sekitar 200 juta penduduk. Selain itu, kita telah 
punya sistem sertifikasi halal yang paling akurat dan diakui dunia," kata Ketua 
MUI Amidhan Shaberah seusai jumpa pers tentang Pameran Internasional Bisnis dan 
Makanan Halal di kantor MUI, Jakarta, Rabu.

          Usulan itu akan disampaikan dalam Forum Halal Dunia yang akan datang 
dimana saat ini Indonesia telah mulai melakukan harmonisasi dengan 
negara-negara tetangga.

          "Di Forum Halal Global itu akan dibicarakan tentang regulasi dan 
kebijakan-kebijakan terkait produk halal. Tapi yang jelas saat ini sertifikat 
halal kita telah diakui seluruh dunia," ujar Direktur Eksekutif LPPOM MUI 
Lukmanul Hakim.

          Sementara Amidhan menyebut tujuan dari Indonesia menjadi pusat halal 
dunia tersebut terutama adalah untuk perlindungan umat muslim dari semua produk 
terutama makanan yang haram.

          Ia mencontohkan, masyarakat menjadi tidak perlu khawatir lagi 
mengkonsumsi produk daging diseluruh restoran karena seluruh daging yang masuk 
ke Indonesia harus mendapatkan sertifikat halal MUI.

          "Ini juga akan menguntungkan pengusaha, dengan sertifikasi halal, 
produknya dapat jadi lebih laku karena diketahui semua produk dari Indonesia 
telah mendapatkan sertifikasi halal, sehingga dapat menambah nilai produknya 
untuk diekspor," ujarnya.

          Dengan menjadi Pusat Halal Dunia, maka Indonesia akan dapat 
menentukan standar bagi produk halal diseluruh dunia.

          Penyelenggaraan Pameran Internasional Bisnis dan Makanan Halal 
pertama yang akan berlangsung di Balai Sidang Senayan (JCC) pada 23-25 Juli 
yang akan datang oleh MUI adalah sebagai salah satu upaya menjadikan Indonesia 
sebagai pusat halal dunia.

          "The 1st Indonesia Int`l Halal Business and Food Expo (IHBF)" itu 
direncanakan dibuka oleh Wakil Presiden RI Boediono dan akan ditutup oleh 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus membuka Munas MUI.

          Sekitar 100 peserta telah mendaftarkan diri dalam pameran yang 
terdiri atas pelaku usaha makanan, minuman, kosmetika, pengemasan, perbankan 
syariah, asuransi syariah, travel agen syariah, pemerintah daerah, kementerian 
terkait, LSM syariah dan peserta dari luar negeri.(*)

          (T.A043/R009)


       



  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke