http://www.sumeks.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=8489:pelaku-pembobol-atm-diringkus&catid=125:head-news
Pelaku Pembobol ATM Diringkus
Senin, 19 Juli 2010 02:41
Nasib sial yang dialami kawanan pembobol anjungan tunai mandiri (ATM)
Bank BNI cabang Palembang samping lembaga kursus LIA Jl Sudirman, Palembang.
Baru belajar sekitar satu bulan yang lalu dari Hamim (32), warga Jakarta, dua
dari tiga pelaku berhasil ditangkap petugas Polsek Ilir Timur (IT) I Palembang
sekitar pukul 22.00 WIB (18/7).
Kedua tersangka yang berhasil diringkus yakni Akas Roles (34), warga
Tanjung Api-Api, dan Jamaluddin (37), warga Muara Dua, OKU Selatan. Nasib
Jamaluddin lebih tragis karena mengalami luka-luka di kepala dan sekujur badan
akibat dihajar massa. Satu tersangka lagi masih buron bernama Larahari (38),
warga Muara Dua, OKU Selatan.
Modus pelaku pembobolan dengan cara menyangkutkan ATM korban yang
belum diketahui identitasnya, ke mesin ATM. Akas yang mengaku sudah tiga kali
melakukan perbuatan itu, aksi pertamanya dilakukan di SPBU Jl Soekarno-Hatta,
Palembang, sekitar satu minggu lalu dengan mendapatkan uang sebesar Rp1,3 juta.
Sedangkan aksi kedua dilakukannya di tempat yang sama dua hari lalu dengan
hasil yang lebih besar, yakni Rp2,4 juta.
Nah, aksi yang ketiga di ATM Bank BNI samping LIA di Jalan Sudirman.
Namun apesnya, aksi yang ketiga ini membawa keduanya ke jeruji besi tahanan
Polsek IT I Palembang.
Saat diminta keterangan, Akas mengaku melakukan perbuatan tersebut
menggunakan alat lubang ATM yang didapatnya dari temannya. Pada alat lubang ATM
tersebut dipasang lakban. Bila dimasukkan, kartu ATM calon korban tak bisa
keluar lagi, karena kartu ATM-nya melekat pada lakban tersebut.
"Aku ini orang susah, gawe cuma sopir angkot daerah. Idak cukup
pendapatan untuk duo anak aku di Muara Duo. Jadi aku bepaling ke gawean ini,"
ujar Akas, yang pernah tersandung kasus pencurian sepeda dan dihukum 6 bulan.
Kapolsek IT I AKP Ari Mujiono melalui Kanit Reskrim Ipda K
Sembiring saat dihubungi membenarkan adanya penangkapan dua pelaku pembobol
ATM. Namun korban sampai sekarang belum diketahui. "Saat ini kita masih
menyelidiki serta mengembangkan modus pembobolan tersebut. Kita akan terus
kembangkan kasus itu," tuturnya. Selain itu, apakah kasus tersebut sama dengan
yang pernah terjadi di Jakarta dan Bali pada akhir tahun 2009 lalu.(mg41/mg3
[Non-text portions of this message have been removed]