28/07/2010 - 08:57
Pertemuan Yusril-Marzuki Rusak
Citra Demokrat
Yusril Ihza-Marzuk Alie
(inilah.com/Agus Priatna)
INILAH.COM,
Jakarta - Pertemuan antara Ketua DPR Marzuki Alie dengan mantan Menteri
Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra di DPR disesalkan. Sebab
pertemuan tersebut dinilai dapat merusak citra Partai Demokrat.
Menurut peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri
Diansyah, Selasa (27/7,) seharusnya Marzuki menolak bertemu dengan
Yusril yang saat ini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi terkait
proyek pengadaan sistem administrasi badan hukum (sisminbakum).
"Seharusnya Marzuki Alie tidak berkompromi sedikit pun. Pertemuan
tersebut akan memperburuk citra DPR, bahkan posisi partai Demokrat di
mata publik," ujarnya.
Yusril mendatangi DPR untuk meminta bantuan agar memperoleh sejumlah
data. Dalam kesempatan itu, Yusril dan Marzuki sempat mengadakan
pertemuan tertutup. Pertemuan tersebut, menurut Febri, janggal dan
sangat disayangkan.
"Jangan sampai timbul kesan, ada partai-partai yang menjadi tempat
perlindungan," tuturnya.
ICW menilai, langkah-langkah Yusril untuk menjegal proses hukum,
hanya membuang energi. "Untuk apa berakrobat di luar proses hukum.
Kalau memang ada rekayasa sebaiknya dibuktikan di pegadilan. Apalagi
dalam kasus korupsi ini, dia bukan tersangka pertama," tandas Febri.
[jib]
[Non-text portions of this message have been removed]