Refleksi : Pepatah Melayu kuno bilang: "Sedia payung sebelum hujan". Jadi benar atau tidaknya kenyataan informasi negara akan hancur di masa mendatang, sesuai pepatah Melayu seperti dikatakan, sebaiknya Bapak Presiden dan konco-konco bin sahabat handai taulan mengumpulkan harta sebanyak mungkin dalam waktu singkat, sebab kalau kelak akan benar-benar hancur, Anda dan sobat-sobat bisa senyum manis atau tertawa tebahak-bahak, sebab sudah tersedia bekal hidup nan sejahtera berlimpah-limpah yang bisa diwariskan kepada turun temurun.
http://metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/07/27/110000/Presiden-Ada-Informasi-Seolah-Negara-Akan-Hancur Presiden: Ada Informasi Seolah Negara Akan Hancur Headline News / Polkam / Selasa, 27 Juli 2010 23:32 WIB Metrotvnews.com, Mataram: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menerima informasi dari daerah baik melalui pesan singkat, telepon, dan surat yang intinya ada yang sedang berkampanye seolah-olah negara akan hancur dan digambarkan buruk sekali. Presiden menyampaikan itu di sela-sela pencanangan Gerakan Indonesia Bebas Pemadaman Listrik Bergilir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (27/7). "Dari informasi yang telah saya dapatkan, saya hanya bisa bilang dalam alam demokrasi semua itu bisa berbicara. Kita harus menerima pembicaraan seperti itu. Kalau Anda tidak yakin negara kita hancur, maka teruslah jalankan" ujar Presiden. Presiden menambahkan, isu negara akan hancur pernah pula merebak pada 2006. "Saat itu Indonesia digambarkan tengah di pinggir jurang kehancuran. Namun, anggaplah itu sebagai cambuk untuk memotivasi kita untuk bekerja lebih keras lagi," tambahnya. Presiden juga mengeritik media massa yang dinilai menjelek-jelekkan pemerintah. "Tapi bila dikatakan semua buruk, malah ada tayangan televisi yang dua jam menceritakan keburukan Indonesia, saya pikir itu tidak jujur," kata Presiden. Presiden menambahkan, "Yang baik kita harus baik, yang belum baik kita harus katakan yang sama. Kasihan para kepala daerah yang telah bekerja keras namun masih dikatakan negara ini buruk. Yang penting kita harus menjalankan semua dengan sebaik-baiknya."(* [Non-text portions of this message have been removed]

