Salam Pramuka!!!
Lagi-lagi saya Sosro Jemingun ingin sedikit mengomentari......
EO, Dewan Kerja, Orang Dewasa, dan T/D yang dibina...itu unsur2nya
Saya sangat paham dan sepakat dengan Kakak2 semua....dan pemahaman kakak2 
sungguh begitu luas dan luar biasa....mungkin kronologisnya begini :
Dewan Kerja mengkonsep kegiatan dengan melihat keadaan dan aspirasi T/D di 
wilayahnya maka harusnya Dewan Kerja harus sering turba (turun kebawah) 
mengumpulkan aspirasi dan melihat keadaan T/D...dari monitoring itu Dewan Kerja 
bisa membuat suatu analisis SWOT untuk perencanaan suatu kegiatan...Dewan Kerja 
mengkonsep lalu dikasih masukan orang dewasa yang berpengalaman.....setelah di 
diskusikan oleh orang Dewasa.....jadilah yang namanya konsep yang komprehensif 
berdasar aspirasi T/D itu......dan Dewan Kerja bisa memanfaatkan moment itu 
untuk belajar seperti EO tapi gak dibayar lhoh, karena sambil belajar...kurang 
lebihnya mungkin seperti itu...tapi jangan sampek orang yang di EO malah 
menyerobot yang seharusnya itu jadi porsinya Dewan Kerja lhoh....awas aja klo 
terjadi demikian!!!! gue aduin ke komnas HAM nya Kwarnas nanti karena menyalahi 
aturan...ada po di kwarnas lembaga seperti itu....

Aku kasih contoh penyimpangannya neeh dari kasus yang baru hangat di kwarda 
jogja....kenapa jogja lagi.....saya tahunya dijogja karena saya tinggal di 
jogja....sungguh ironis dan tragis!! tapi karena saya cuman orang tua biasa 
yang tak punya apa2, saya hanya bisa mendengar dan menangis....

Hari ini ada kegiatan Pertiwana tingkat daerah Kwarda DIY yang mendapat dana 
dari Departemen Kehutanan pusat...mungkin dana pra Pertiwana Nasional kalee ya? 
terus dialokasikan ke pertiwana daerah jogja...oiya inget!aku mo tanya nich ma 
adek2 DKN, Pertiwana Nasional di Jogja po? kok Pra Pertiwana Nasional disana?

Terus kulanjutkan ceritaku....mulai dari keputusan untuk menerima dana itu 
sampek terbentuknya suatu konsep kegiatan SAMA SEKALI gak melibatkan Dewan 
Kerja, padahal itu adalah kegiatan dari, oleh dan untuk T/D dengan dukungan 
orang dewasa.....harusnya mulai dari konsep kegiatan, adek2ku yang namanya DKD 
itu dilibatkan...tapi ternyata huuuh...apa proyek basah ya sehingga adek2ku gak 
dilibatin....katanya sich nominalnya besar dana dari dephut itu yang jelas 
hampir 100 juta kalee, sehingga mata kakak2 oknum yang menyerobot kegiatan itu 
menjadi buta.....alias "picek"(buta dalam bahasa jawa kasar)
Ironisnya yang mengkonsep kegiatan itu ada yang purna Dewan Kerja dan orang2 
diluar Kwarda (artinya secara struktural diluar kwarda).....aduuuh kak kok tega 
banget sich kak??? mbok sadar, kurang po cari duitnya??

Itu saja mungkin gambarannya....tolong kalo kakak2 pejabat di kwarnas membaca 
kasus diatas....coba ditanyakan/dikroscek tuh ke kwarda jogja....apa bener 
demikian?klo bener ya ditegur lah...gak sepantasnya demikian.....

Salam Pramuka!!
Sosro Jemingun

----- Original Message ----
From: Hendry Risjawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, December 15, 2006 12:00:15 PM
Subject: Re: [padk] Re: [Pramuka] Usul

K'Irwan, yg saya maksud pelaksanaan rainas tetap ditangan DK, bukan EO
(Event Organizer bukan Ivent Organizer), Cobalah dibaca baik2.

"Dari sisi lain DKN & DKD dpt belajar sbg EO, mungkin sj setelah selesai jd
DK mau membuat EO spt K'Adji, nah dgn konsep tsb diatas sudah mempunyai
bekal & pengalaman buat EO."

jd yg sy maksud adalah DK belajar menjadi EO bukan diserahkan ke EO, khan dr
kita utk kita....

Yg menjadi titik berat usulan sy adalah kegiatan bukan berasal dr keinginan
DK ttp keinginan T&D agar rasa memiliki kegiatan lebih kuat. kl didunia
training kita menyebutnya Training Needs Analysis (Analisa Kebutuhan
Pelatihan). jd pelaksaan sesuai permintaan client yg dlm hal ini T&D.

On 12/15/06, oman zaenurrohman <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
>
> Kapan di mulai pembukaan tender-tender untuk project2 di Raimuna 2008?
> di umumkan di Media Indonesia gak tentang lelang tender untuk kegiatan itu ?
> bagaimana ketentuannya?
>
> Kabari yach...
>
>
> Hendry Risjawan <[EMAIL PROTECTED] com <hendryr%40gmail. com>> wrote:
> Saya sependapat dgn K'Irwan & K'Rizal, dan memang sebaiknya anak2 muda yg
> mikirin tp harus ada bimbingan dr orang dewasa (konsultan/nara sumber), krn
> orang dewasa lebih berpengalaman sedangkan anak muda dr segi emosi masih
> tinggi & labil, nah ini hrs ada kolaborasi yg baik. nah tinggal bagi2 porsi
> idenya dan harus 80% anak muda sisa si nara sumber. misalnya tugas nara
> sumber memikirkan yg belum terpikir oleh anak muda, dr segi safety,
> procedure, management, dll.
>
> dari segi tata laksana organisasi, dptlah kita serahkan langsung ke DKN &
> DKD, sedangkan utk kegiatan kita minta pendapat dr T/D yg ada di milis, dr
> angket atau dr JOTA/JOTI. krn DKN & DKD berperan sebagai pelaksana kegiatan
> (bisa diibaratkan sbg EO-Event Organizer), maka DKN & DKD hrs dapat
> mengakomodir keinginan peserta, krn mereka sbg client. Selama ini yg terjadi
> kita membuat kegiatan tdk sesuai keinginan client akhirnya. bila ini dapat
> dijalankan oleh DKN & DKD, maka apa yg dikatakan K'Rizal bahwa kegiatan
> kurang "gigit & greget" tdk akan terjadi, krn inilah kegiatan yg mereka
> inginkan.
>
> Dari sisi lain DKN & DKD dpt belajar sbg EO, mungkin sj setelah selesai jd
> DK mau membuat EO spt K'Adji, nah dgn konsep tsb diatas sudah mempunyai
> bekal & pengalaman buat EO.
>
> Regards,
> Hendry Risjawan
>
> On 12/14/06, irwan riduan <[EMAIL PROTECTED] com <rapirwan%40yahoo. com>>
> wrote: salam pramuk,
>
> setuju kalau memang sudah ada yang memikirkan bentuk
> kegiatan anak muda terutama kegiatan yang bener-bener
> diminati mereka (anak muda)
>
> tapi........ ......
> sudah siap ngak dengan greget anak muda sekarang ..?
> ntar gimana kalau banyak intervensi dari orang tua
> dengan alasan, ......... harus tetep pada kegiatan
> yang dulu dulu itu !!!
>
> gimana..... mau revitalisasi yang bagaimana nich......
> kalau yang lalu sich banyak yang udah pandega aja ngak
> mau dapet usul dari yang laksana ..... gimana tuh
> ....?
> jadi yang mesti disiapin yach mentalnya dulu deh .....
> soal teknis mah sudah jelas tapi yang non teknisnya
> ini yang sering jadi masalah ....!!!
>
> regard
> rapirwan
>
> --- rizal oesman <[EMAIL PROTECTED] com <itabazz%40yahoo. com>> wrote:
>
> > Usulan2 mengenai bentuk kegiatan T/D RAINAS 2008
> > memang harus dipersiapkan lebih dini
> > dengan membentuk 2 tim kerja. Tim kerja pertama,
> > khusus menyiapkan tata laksana organisasi pelaksana
> > mulai dari sarana prasarana, administrasi
> > kesekretariatan, dana usaha, kerjasama dengan pihak
> > non pramuka, dsb nya yang titik beratnya hanya
> > memikirkan keorganisasian pelaksana saja. Tim kerja
> > Kedua, merupakan tim kerja perencanaan program yang
> > khusus menyiapkan bentuk-bentuk kegiatan T/D yang
> > menarik, uptodate, fun, berwawasan.
> > Menurut pengalaman yang lalu-lalu, bentuk dan
> > jenis kegiatan T/D di Rainas masih kurang menggigit
> > dan greget. Para pemikir T/D yang berkutet di Dewan
> > Kerja perlu melakukan penilaian dan evaluasi kembali
> > mengenai bentuk dan jenis kegiatan T/D yang
> > benar-benar
> > mendorong dan menggugah semangat "keanakmudaan" .
> > Ini yang kurang ditangkap oleh para pemikir T/D di
> > Dewan Kerja. Untuk itu mereka harus didorong untuk
> > berfikir keluar dari "patron / pakem lama" yang
> > membelenggu diri mereka. Mereka harus berani
> > membuat bentuk dan jenis kegiatan yang benar-benar
> > merangsang semangat keanakmudaan. Kita semua ingin
> > T/D sebagai kader-kader pemimpin masa depan
> > mempunyai sikap dan perilaku sebagai pemimpin
> > sekaligus paham dengan diri dan lingkungan dimana
> > mereka berada. Untuk itu bentuk dan kegiatan di
> > Rainas harus mampu dan mendorong semangat
> > keanakmudaan dalam diri T/D untuk berkembang
> > optimal. Ingat, mereka T/D adalah kader muda dan
> > buka kader pengekor yang harus terus dibimbing oleh
> > orang dewasa terus menerus. Biarkan dalam setiap
> > langkah yang ditempuh mereka - dimulai dari untuk
> > dan oleh mereka dan orang dewasa bersikap mengawasi
> > dan memberi dorongan.
> > Oleh karenanya dituntut peran DK ditingkat
> > Nasional dan Daerah untuk dapat mentrasformasi dan
> > menformulasikan keinginan seluruh T/D Indonesia
> > menjadi satu "blueprint" yang dapat diterima oleh
> > T/D sendiri maupun orang dewasa (jajaran pengurus
> > Kwartir)
> > Gimana - DKN dan DKD DKI bisa dimulai . .
> > .Ditunggu sikap proaktifnya oleh T/D se Indonesia
> > Wassalam
> > Bazz - Vanlith Scout - Jkt
> >
> >
> > ------------ --------- --------- ---
> > Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and
> > get answers from real people who know.
> >
> > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> >
> >
>
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Any questions? Get answers on any topic at www.Answers. yahoo.com. Try it
> now.
>
> --
> Life for Success
> Regards,
> HENDRY RISJAWAN
> Mind Motivator & Trainer
>
> Oman Zaenurrohman
> District Coordinator
>
> USAID-Local Governance Support Program
> District Calang - Aceh Jaya
> Mobile Office
> Hp. +62 812 698 9486
>
> ------------ --------- --------- ---
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

-- 
Life for Success
Regards,
HENDRY RISJAWAN
Mind Motivator & Trainer

[Non-text portions of this message have been removed]




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke