Menarik idenya....mungkin Kak Oman bisa jelasin lebih teknis 
nih....secara dia kerja di lembaga donor gitu...kan lebih pakar he 
he he (terus sekalian ceritain juga kelemahannya apa dengan sistem 
tender itu, biar gak terjadi korupsi gitu...secara kenyataan 
kataanya banyak korupsi di lembaga donor he he he....)

Btw, kayaknya DKN gak peduli deh dengan diskusi ginian...buktinya 
bukannya nanggapin apa yang lagi didiskusikan, tapi malah bikin 
pengumuman komitmen....emangnya seluruh DKD ikut milis pramuka 
ya?????

--- In [email protected], rizal oesman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Note: forwarded message attached.
>    
>   Usulan yang menarik dari Kak Oman dan Kak Hendri mengenai tender 
proyek RAINAS 2008, perlu dikaji dan ditelaah lebih jauh manfaat dan 
kerugiannya.  Saya melihat usulan ini sangat briliant dan satu 
trobosan yang luar biasa dari pakem kita selama ini.
>   Mungkin kalau saya boleh usul, konkritnya adalah tawarkan 
seluruh " program kegiatan dan unit kerja" yang terlibat di RAINAS 
2008 kepada T/D baik yang tergabung dalam satuan T/D, Saka, DK, 
ataupun lainnya untuk mengambil porsi program or unit kerja yang 
bisa mereka tangani secara profesional.
>   Tender terhadap "satuan program kegiatan dan unit kegiatannya" 
dibuka secara luas dan transparan.  Pihak Panrah (Kwartir & DK) bisa 
membuat analisa biaya persatuan program kegiatan dan unit 
kegiatannya sebagai tolak ukur biaya (kalau didunia bisnis 
diistilahkan sebagai Patokan Harga Satuan) dan ini sebagai salah 
satu pegangan dasar untuk menilai dan menentukan pemenang tender.
>   Saya melihat apabila penanganan program kegiatan dan unit 
kegiatan RAINAS 2008 dapat ditenderkan akan mengeleminir bentuk-
bentuk manipulasi - korupsi yang umumnya akan terjadi disetiap event 
besar _ ingat prinsip "kejahatan" itu bisa terjadi bukan karena ada 
barang/ uangnya tetapi adanya "kesempatan".
>   Saya yakin bila ini dijalankan akan menjadi sesuatu hal baru dan 
menarik untuk dikembangkan dalam setiap bentuk kegiatan besar 
Pramuka.  Ini akan mendorong T/D untuk selalu berfikir "bisnis" dan 
bersikap "profesional"  Dan bila ada manfaat yang tersisa dari 
pengaturan anggaran biayanya bisa dijadikan modal dasar T/D di unit 
satuan/ Saka/ DK untuk menyusun program kegiatan bagi T/D itu 
sendiri.
>   Ini pemikiran yang berkembang dalam diri saya kalau dapat 
diterima dan dipahami oleh Kakak-Kakak lainnya dan bisa juga sebagai 
acuan untuk diskusi yang lebih intens dalam penyiapan draft2 tender 
di RAINAS 2008.  gimana . . . mohon koreksi, komentar dan kritiknya 
untuk kebaikan bersama.   Monggo . . .
>    
>   Rizal Oesman - vanlithscout 509-510, jkt
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
>    
> 
>  __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke