Kata pramuka ternyata menjadi bagian dari kata sandi
sejumlah kalangan intelijen. Itu terungkap dari
rekaman percakapan telepon antara Pollycarpus Budihari
Priyanto dengan Indra  Setiawan, yang diperdengarkan
dalam sidang kasus pembunuhan Munir di PN Jakarta
Pusat, Rabu pekan lalu. 

Polisi memang menyadap pembicaraan antara Indra
(mantan Dirut Garuda Indonesia) dengan Polly, pilot
Garuda yang didakwa membunuh  Munir. Aktivis HAM ini
tewas diracun   dalam penerbangan ke Amsterdam dengan
pesawat Garuda. 

Dalam rekaman itu, Polly banyak menggunakan kata
sandi, mulai dari Joker, Bu Avi, Bu Asmini, termasuk
pramuka itu.  Joker merujuk pada Hendropriyono, Kepala
Badan Intelijen Negara (BIN). Bu Asmini nama samaran
untuk Moh As'ad, Waka BIN dan Bus Avi untuk Muchdi
Purwoprandjono, Deputi Kepala BIN.  Para pejabat BIN
ini bertugas saat Munir tewas tahun 2004. 

Dia lantas menyebut pramuka. Bagian dialognya begini: 

Indra S: Saya kan tidak tahu menahu. Saya tidak mau
kebawa-bawa dong.

Pollycarpus: Kalau Bapak bilang 'saya tidak tahu
menahu dan sebagainya', penyidik itu pinter, Pak.
Bapak punya BAP dikasih ke saya, tapi BAP buatan
pramuka, yang seolah-olah saya ini begitu-begitu, tapi
saya tutupi itu. Kemudian (ada) BAP bohong yang
katakan akui perbuatan ini itu. Padahal itu BAP
bohong. Padahal itu bukan BAP pramuka itu.
Kalau bapak izinkan saya nengok, saya nengok. Malam
Minggu atau Minggu ya. Kira-kira Bapak di dalam perlu
apa? Pokoknya mereka juga wanti-wanti sama saya kami
ini semua bekerja. ''Kita semua bekerja, Pol.''
Tapi ... bisa nangkap kenapa si petruk diganti?
Diganti sama orang kita. Bagir itu (juga) orang kita.
Jadi mohon simpan saja kalau ada apa-apa ini.

Ada-ada saja Polly, menyamakan pramuka dengan polisi.
Hampir dia ngga nyebut Ketua Kwarnas Pramuka atau
Ketua DKN sebagai "orang kita"  he ... he.
  
Namun dalam persidangan itu, Polly kena batunya
(kabarnya penyidik memiliki rekaman lainnya yang bakal
jadi kartu truf menjebloskan Polly). Dia kena tulah
pepatah: sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh
juga.  

Mudah-mudahan pembunuh Munir (baik pelaku maupun aktor
intelektualnya) bakal segera terungkap. Kasus ini
sekaligus menjadi pembelajaran bagi bangsa Indonesia. 

Salam polisi ..., eh maaf salah  .... salam pramuka. 

 


    


      
____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz

Kirim email ke