Pramuka memang tidak seperti organisasi lainnya, yang mempelajari ilmu sesuai
dengan namanya. Pramuka = Praja Muda Karana.
Saya salut dengan kak fuad atas program Tarling dan Beling-nya. latihan
Pramuka memang gak perlu formal tapi disesuaikan dengan kebutuhan. ini juga
merupakan salah satu cara untuk mengkompakkan adik-adik kita. Kalau kita sering
bertemu dan pertemuan itu terasa manfaatnya (makna kegiatan, kebersamaan, dll)
untuk adik-adik kita, insya allah kita beserta adik-adik kita akan menjadi team
yang kompak. Jadi jangan hanya mengkompakkan adik-adik kita saja yang kita
pikirkan.
Tujuan Pramuka adalah membina watak, dan itu adalah tugas kita para pembina
atau orang-orang yang peduli untuk mewujudkannya.
Masalah mengkompakkan adik-adik kita, klu kita serius dan punya niat yang
baik, insya allah, untuk mewujudkannya tidak sesulit dengan apa yang kita
bayangkan.
Tetap Memandu !
Slm.
Dhanapala Scout <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam Pramuka.
Salam hangat dari keluarga besar gugusdepan DHANAPALA yang berpangkalan di
SMPNegeri 76 Jakarta Pusat.
Setelah membaca tulisan kakak-kakak sekalian, terutama dari Kak Hendro dan
KakRahmat Kurnia, tergerak hati saya untuk ikut berbagi pengalaman dalam
halpembinaan.
Saya sendiri sebenarnya belum bisa dikatakan sebagai seorang Pembina
(me-referdefinisi di AD/ART), namun sejak saya memutuskan untuk berhenti jadi
Pandegadan kemudian menikah, "mau nggak mau", untuk memelihara jiwa Pramukayang
ada, sekarang jadinya bantu-bantu Pembina Gudep menjadi Pb.
Terus terang, saya ngiri sama Kak Hendro yang sudah berhasil membina
danmembangun gudepnya sampai jadi seperti sekarang ini.
Kakak-kakak sekalian,
Memang Gudep DHANAPALA tumbuh kembang di tangan Penegak dan Pandeganya.
Mohonmaaf, bukan maksud untuk menafikan para Pembina, tapi memang karena kami
tumbuhseperti (mohon maaf lagi) anak yatim yang nggak punya orang tua, karena
Pembinayang ada saat itu bukanlah Pembina yang benar-benar memahami pembinaan
Pramuka(mungkin seperti yang lain, Pembina Gudep kami saat itu adalah guru
yangditunjuk oleh Kepala Sekolah untuk jadi Pembina Gudep). Walhasil,
bagaimanamembina Penggalang-penggalang untuk membentuk regu dan menjadikan
merekapasukan yang kuat dan kompak, prinsip "learning by doing" punkami jalani.
Kalau saya boleh menebak, Kak Suryadi masih belum berstatus Pembina atau
masihPenegak/ Pandega. Artinya, posisi Kakak saat ini adalah sama dengan posisi
kamipada awal-awal berdirinya Gudep DHANAPALA.
Artinya lagi, untuk mewujudkan cita-cita membentuk regu yang kompak, kita
harusmulai dari sekarang.
Kami selalu gunakan istilah brotherhood, bukan friendship dalamhubungan kakak
beradik maupun pertemanan di Gudep. Simpel memang, tapi penuhmakna dan sulit
digambarkan dengan kata-kata.
Saya setuju dengan Kak Taufik Hidayat yang menggunakan metode2 non
kepramukaandalam mengikat mereka. Di Gudep DHANAPALA, kami punya program
Tarling danBeling.
Tarling atau TARAWIH KELILING, biasanya kami laksanakan 10 hari menjelang
akhirRomadhon (biasanya juga sekolah sudah mulai libur). Di program TARLING
ini,kami kumpul untuk melaksanakan sholat Tarawih berjamaah di masjid/
musholladekat rumah salah satu Penggalang. Setelah sholat Tarawih, kami semua
kumpul dirumah Penggalang tsb, silaturahmi, ngobrol2 dengan orang tuanya. Pada
akhirnya,kami bisa kenal dengan semua anggota Penggalang tsb.
BELING atau BELAJAR KELILING adalah program khusus buat anggota2
Penggalangkelas 9 (dulu kelas III) yang akan menghadapi UAN. Di program ini,
anggota2Penegak kami menjadi tutor mata pelajaran-mata pelajaran yang diujikan.
Caranyajuga hampir mirip dengan TARLING. Whiteboard punya sanggar pun harus
direlakanpindah dari satu rumah ke rumah lain. Walhasil, orang tua Penggalang
pun senanglebih karena ternyata gudep juga punya concern di luar acara Pramuka.
Monitoring hasil try out di sekolah juga penting loh kak...
Disamping tentunya komunikasi yang intens dengan orang tua mereka..
Saya setuju juga sama Kak Randi (pa kabar Kak?, hampir 2 tahun ga jumpa..)
Tantangan memang sangat diperlukan untuk mengevaluasi kekompakan mereka
(dantentunya juga mengevaluasi hasil latihan mereka). Lomba, trekking, jelajah
kota, dll pasti bisa jadimedia untuk mengevaluasinya.
Aniwei (kayaknya punya Kak Ari Wijanarko deh...), memang butuh extra
waktu,tenaga, dan tentunya sumber daya lainnya untuk menjadikan seorang
boy/girlmenjadi scout, terutama kehadiran seorang Pembina yang matang.
Kerja ikhlas bakti yang kami lakukan ini pun terkadang masih saja tidak
diakuieksistensinya oleh Kakak-kakak kami di kwartir (nggak usahlah disebutkan
dilevel mana). Istilah "yang muda yang dipandang sebelah mata"ternyata kami
alami sendiri. Nggak percaya? saya sendiri pernah dilarang masukke ruangan
acara kwartir untuk menerima penghargaan "Gudep Tergiat HarapanI 2007" (yang
juara 2 dan 3 nya dari SD negeri), karena Pembina kami nggakhadir (yang Putra
di luar kotadan yang putri di RS). Padahal saya Pb Pembina Gudep lo...
Pengalaman kami di Gudep DHANAPALA pasti hanya sedikit yang bisa diambil
ibroh-nya.
Makanya, beruntunglah gudep-gudep yang punya Pembina, Pembina Mahir dan
atauPelatih yang concern untuk pengembangan gudepnya.
Untuk yang nggak punya??? tenang, Anda nggak sendiri...
Segitu aja dulu kak, mudah-mudahan bermanfaat...
Kami tunggu undangan kopi daratnya.
Salam...
FUAD ZAEN
Pb. Pembina Gudep JP. 08-149
----- Original Message ----
From: rahmat kurnia <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, March 29, 2008 10:37:46 AM
Subject: Re: [Pramuka] membentuk regu yang kompak
adik-adik penggalang saya pun saat ini lagi lucu-lucunya, ada yang ngelunjak,
ada yang belum merasa bagian dari anggota, ada yang masih kurang sigap, dll.
Itu semua bukan salah mereka karena mereka belum tahu, tugas kita lah para
pelatih (tepatnya pembantu pembina) untuk memberitahukan nilai-nilai dari suatu
sikap positif dan negatif. kita sendiri kadang harus makan hati, tapi semua itu
kan butuh proses. Dan terbukti ! Gak perlu dengan bentakkan dan kekerasan
(mungkin supaya kita lebih dihargai) hanya ketegasan dari aturan yang telah
kita sepakati bersama mereka dan yang paling penting teladan. Tantangan bagi
saya karena sebelum saya mengkoreksi sikap mereka, saya harus mengkoreksi sikap
saya sendiri.
Sebelum mengkompakkan adik-adik kita, kita sendiri harus kompak dulu dengan
mereka, Gak hanya nyuruh mereka melakukan ini itu tapi kita juga harus
terlibat. Dan maknai setiap pertemuan latihan dengan nilai-nilai kekompakkan
dan kebersamaan, dari hal-hal yang kecil, misalnya sebelum latihan lari-lari
bareng dengan menyanyikan lagu-lagu pramuka, pada saat upacara pembukaan
latihan kita panas-panasan bareng, bahkan sampe hujan-hujanan, makan bareng
pada saat istirahat, sholat berjamaah bagi yang muslim, dll. Dan itulah waktu
yang tepat untuk memberitahukan adik-adik kita akan nilai-nilai kekompakkan dan
kebersamaan. Dari situ akan tertanam, "satu untuk semua dan semua untuk satu".
Untuk menanamkan kemandirian, kita latih mereka dengan memberikan suatu
tanggung jawab, misalnya menjadi petugas upacara pembukaan latihan, menjadi
danton pada saat latihan PBB, dll. Yang harus diingat "sebelum mereka bisa lari
pastikan terlebih dahulu mereka bisa berjalan", agar dia dapat melakukan
tugasnya dengan baik dan tidak down karena melakukan kesalahan atau karena
ditertawakan teman-temannya.
Lebih dari itu, yang mereka butuhkan adalah tantangan. Perjuangan merekalah
yang membuat mereka menjadi kompak dan tidak individualis.
Tetap memandu !
Slm.
thesuryadi <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:
Salam Pramuka,
Saat ini saya melatih di sebuah SMP almamater saya. saya minta saran
teman - teman bagaimana melatih anggota penggalang agar menjadi regu
yang kompak, tidak individuwalis, dan mandiri. sebelumnya terima kasih.
Salam Pramuka.
------------ --------- --------- ---
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]
<!--
#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->
<!--
#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->
<!--
#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
...bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}
#ygrp-reco {
margin-bottom:20px;padding:0px;}
#ygrp-reco #reco-head {
font-weight:bold;color:#ff7900;}
#reco-grpname{
font-weight:bold;margin-top:10px;}
#reco-category{
font-size:77%;}
#reco-desc{
font-size:77%;}
#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}
#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
...MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
...replbq{margin:4;}
-->
__________________________________________________________
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.
http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.
[Non-text portions of this message have been removed]