buat teman2,

Ada makhluk Tuhan yang namanya: SETAN DAN MALAIKAT
DUA2NYA STATIS, YANG SATU DICIPTAKAN SESAT TERUS YANG
LAIN PATUH TERUS, nah TUHAN cipatakan MANUSIA sebagai
makhluk alternatif YANG PUNYA KEHENDAK, AKAL, DAN
PIKIRAN SEHINGGA MAKHLUK YG NAMANYA MANUSIA INI BISA
MILIH, MAU JADI SETAN ATAU MAU JADI MALAIKAT, ATAU
KADANG JADI SETAN KADANG JADI MALAIKAT... ITULAH
MANUSIA... BAHKAN BISA BIKIN ISTILAH A-THEIS SEGALA...
nah itulah manusia... YANG KADANGKALA MEMPERTUHANKAN
DIRINYA JADI BISA MELAMPAUI SETAN ATAU PUN MALAIKAT...
PADAHAL KETIGANYA DICIPTAKAN TUHAN... KOK BISA YA
MANUSIA MELAMPAUI TUHANNYA... KONON KATANYA SETAN
SUDAH MINTA CUTI JUGA PADA TUHAN KARENA TUGAS SESAT
NYA SUDAH BANYAK DIAMBIL ALIH MANUSIA... terima kasih.

dmar
--- leonardo rimba <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> ATHEISM
> 
> Dear Friends, tanya-jawab ini berasal dari milis SI
> <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> Semoga bisa bermanfaat juga. (Leo)
> 
> +++
> 
> B = Mas B
> L = Leo
> 
> 
> B = Hmmm... hmmmm... hmm...(did I spell it right?).
> Selamat pagi/siang/sore/ malam Brother Leo, saya
> baca
> tulisan anda via bali-bali, saya juga mau ikut tanya
> masalah atheist.
> 
> L = Sure, no problem, hmmm hmmm hmmm...
> 
> B = Kenapa orang yang tidak beragama atau tidak
> setuju
> dengan agama disebut atheist? Bukankah dengan 
> demikian kita mengakui bahwa Tuhan yang betul hanya
> yang disebut oleh mainstream agama yang ada,
> sedangkan
> anda bilang semua agama adalah ciptaan manusia
> (Amien
> to that), yang bikin saya bingung seolah-olah ada
> banyak tuhan, Tuhan bagi agamaist dan Tuhan bagi
> spiritualist.
> 
> Bukankah sedikit lebih fair kalau kita sebut manusia
> yang tidak beragama sebagai non religion atau 
> unreligious atau sejenis itu. Saya selalu ngotot
> (sambil mata melotot) just because anda tidak
> menganut
> salah satu main stream agama, belum tentu anda tidak
> percaya Tuhan atau Atheist.
> 
> L = Well, istilah "Atheisme" itu berasal dari Barat,
> dan BUKAN dari Indonesia. Menurut pengertian saya,
> atheist itu adalah orang yang TIDAK percaya kepada
> Tuhan versi agama-agama, dan BUKAN tidak percaya
> kepada Tuhan sebagaimana Tuhan itu sendiri.
> 
> Kita tahu bahwa ada banyak versi Tuhan. Tuhan versi
> Islam is Tuhan yang gimana gituh, kayaknya TIDAK
> PERNAH PUAS dan mau semua manusia itu bertekuk lutut
> di bawah SYARIAH yang konon diciptakan oleh si Tuhan
> itu demi kemuliaan dan keagungan dirinya, blah blah
> blah... 
> 
> Ada lagi Tuhan yang selalu berperang dengan Setan.
> Nah, Tuhan yang berperang dengan Setan-Setan itu
> adalah Tuhan versi Kristen. Konon, dunia ini
> dikuasai
> oleh Setan dan pengikutnya sehingga sekarang para
> pengikut Tuhan ini (disebut Umat Allah) HARUS
> berjuang
> untuk menyelamatkan manusia-manusia yang SESAT di
> dalam cengkeraman setan. Termasuk umat "Setan"
> disini
> adalah yang mengikuti ajaran Islam, ajaran Hindu,
> ajaran Buddha, blah blah blah...
> 
> Nah, cuma DUA AGAMA ini saja yang punya konsep Tuhan
> atau Allah (Kristen dan Islam sama-sama menyebut
> Tuhan
> sebagai "Allah") sebagai sesuatu yang TIDAK PERNAH
> PUAS, dan harus disembah-sembah sedemikian rupa agar
> pengikutnya itu bisa memperoleh PAHALA berupa tiket
> masuk ke Surga, hmmm hmmm hmmm...
> 
> Di Surga itu penuh susu, madu, dan bidadari (versi
> Islam). Di Surga itu juga penuh dengan para malaikat
> yang bernyanyi merdu memuji-muji si Allah dengan
> lagu-lagu Surgawi yang gimana gituh (versi Kristen).
> 
> Tetapi, di luar kedua agama yang jelas berasal dari
> Timur Tengah itu masih pula terdapat agama-agama
> lain.
> Nah, orang-orang Timur Tengah itu TIDAK MAU mengakui
> keabsahan agama-agama lain itu, makanya ada istilah
> KAPIR. Anda itu termasuk orang "kapir" karena anda
> itu
> orang Bali, hmmm hmmm hmmm... Orang India itu adalah
> orang "kapir" karena percaya kepada Ganesha dan
> bukan
> kepada Allah, hmmm hmmm hmmm... Orang Cina itu orang
> kapir karena percaya kepada Nabi Lao Tzu, Nabi
> Konghucu, dan berbagai nabi-nabi asli dari Cina yang
> semuanya itu KAPIR menurut versi agama-agama Timur
> Tengah itu.
> 
> Yang mengkapirkan semua orang lain itu adalah 
> agama-agama yang berasal dari Timur Tengah (Yahudi,
> Kristen/Katolik, Islam). So, terimalah nasib anda
> sebagai orang kapir yang TIDAK akan masuk ke Surga
> versi Arab dimana ada banyak susu, madu, dan
> bidadari,
> hmmm hmmm hmmm...
> 
> B = Okay .. kita tidak percaya dengan imaginasi
> Tuhan
> dari mainstream agama yang kebanyakan berkiblat ke 
> bentuk manusia (Socrates), bagaimana dengan Tuhan 
> dalam bentuk Alam atau Nature atau Reiki atau juga 
> energy ataupun hanya change of reaction. Tul nggak 
> Bro ?
> 
> L = Menurut versi Islam dan Kristen, anda itu
> TERMASUK
> pengikut syaiton karena memberhalakan alam. Semuanya
> itu ciptaan Allah, karenanya anda WAJIB menyembah
> Allah dengan mengucapkan la illah ha illah la, hmmm
> hmmm hmmm...
> 
> Tiada tempat bagi pengakuan terhadap Alam Semesta
> sebagai suatu mekanisme natural dimana manusia
> merupakan bagian darinya. Segalanya itu MILIK ALLAH.
> Agama itu MILIK ALLAH. Dan Allah itu memiliki agama
> yang JELAS namanya adalah Islam, hmmm hmmm hmmm...
> 
> Di Kristen, kurang lebih seperti itu pula, kalau
> anda
> mau hidup selaras dengan Alam Semesta itu BELUM
> CUKUP,
> anda tetap harus menerima Allah seperti diajarkan
> oleh
> gereja-gereja itu, hmmm hmmm hmmm...
> 
> B = Selama hidup saya (45 tahun + pajak dan komisi)
> di
> Bali dan di Australia, saya tidak pernah bertemu 
> dengan atheist, setiap individu percaya dengan 
> sesuatu termasuk dirinya sendiri, karena kita bagian
> dari Tuhan atau nature atau change reaction jadi....
> 
> L = Ya, memang begitu adanya. Saya pernah tinggal di
> Amerika Serikat, dan saya tahu bahwa semua orang itu
> percaya kepada sesuatu yang lebih tinggi dari
> dirinya.
> Bisa dibilang HIGHER SELF (God),... tetapi ini
> adalah
> Indonesia, suatu negeri yang PENUH SALAH KAPRAH.
> 
> Kalau anda tidak memeluk Islam, maka anda adalah
> orang
> KAPIR. Kalau istri anda tidak berjilbab, maka dia
> akan
> dipanggang di neraka zahanam versi Arab. Kalau dia
> berjilbab, maka dia nanti akan MEMBLE di Surga
> melihat
> suaminya dilayani oleh bidadari-bidadari yang
> telanjang bulat, hmmm hmmm hmmm... The zudul is
> cappe
> dehh, tapi memang seperti itulah adanya. Kita mau
> omong seperti apapun, begitulah keadaannya sekarang
> yang MEMANG sangat menyedihkan.
> 
> Anda lihat sendiri di milis Spiritual-Indonesia
> <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>
> juga ada yang menjajakan agama atau, dengan kata
> lain:
> MENJUAL ALLAH. Dan disitu digambarkan bahwa si Allah
> itu ingin agar manusia berjalan di JALAN ALLAH.
> Kalau
> tidak mau berjalan di jalan Allah, maka akan masuk
> neraka zahanam ketika si Allah itu akan ongkang-
> ongkang kaki menikmati santapan susu, madu, dan
> dilayani dengan para bidadarinya, hmmm hmmm hmmm...
> 
> Karenanya, saya menyarankan agar sering-seringlah
> anda
> berbelanja di TOKO BUSANA MUSLIM untuk istri anda.
> At
> least itu akan membuat istri anda menjadi wanita
> yang
> ke-mukmin-mukminan sehingga, semoga saja,
> ke-KAPIR-an
> di dirinya sedikit terobati. Jadi, kalau nanti
> sampai
> di alam barzakh, dia juga akan bisa juga menjawab
> pertanyaan oleh malaikat yang berbahasa ARAB.
> 
> Eh, saya lupa menuliskan bahwa setelah meninggal,
> kita
> akan bertemu dengan malaikat-malaikat yang berbahasa
> Arab. Tidak ada itu namanya malaikat berbahasa Bali.
> Kalau malaikat berbahasa Bali, namanya sudah KELUAR
> PAKEM. Dan, for your information, Allah itu benci
> pada
> hal-hal yang keluar dari pakem, hmmm hmmm hmmm...
> 
> B = Yang paling konyol adalah mainstream agama yang
> seolah-olah punya exclusive right untuk Tuhan jadi 
> bagi mereka yang tidak penganut salah satu
> mainstream
> agama disebut Atheist DOUH!....
> 
> 
=== message truncated ===



      

Kirim email ke