ass wr wb,

wah sayang sekali ya saya terlambat mengetahui acara tsb karena tak sempat 
buka2 email minggu lalu mudah2an lain waktu bisa dikabari via hp saya 
08122314831. ya kalo soal wacana pendidikan kepanduan yang tidak hanya 
diselenggarakan oleh gerakan pramuka, spt dikemukakan mendiknas, saya kira tak 
masalah kalaulah memang 'gerakan pramuka' sebagai 'wadah tunggal' hasil proses 
sejarah diakhir kekuasaan soekarno memang perlu ditinjau ulang... jadi saya 
kira kalau sby selama ini mencanangkan merevitalisasi gerakan pramuka, mungkin 
lebih tepat kita semua melakukan 'revitalisasi pendidikan kepanduan di 
indonesia ini' revitalisasi disini termasuk berpikir ulang apakah memang 
gerakan pramuka masih tetap sebagai 'organisasi yang memonopoli atau pemegang 
satu-satunya pendidikan kepanduan di indonesia ini?'. bagi saya sebenarnya 
kalaulah pendidikan kepanduan di indonesia ingin ada semangat baru ya jangan 
dimonopoli gerakan pramuka, tapi serahkan lah kepada 'masyarakat,
 kelompok2 masyarakat' jadi nantinya berbentuk federasi lagi bukan unitaris 
atau kesatuan atau dipaksa dalam wadah tunggal karena konsekuensinya jadi tidak 
terurus terlampau besar... biarkanlah tumbuh berbagai kepanduan... tanpa harus 
was-was akan saling bentrok seperti sering 'diceritakan' dalam kursus2 mahir 
ikhwal bagaimana sejarah kepanduan di indonesia itu... saya kira manusia 
indonesia kini semakin dewasa dalam berfikir dan tidak picik... bagi saya 
bergesernya organisasi kepanduan dari yang unitaris ke federasi mestinya 
keniscayaan... bahkan boleh jadi ke depan Indonesia yang unitaris ke federasi 
pun tak jadi soal sepanjang memang akan memberi harapan lebih baik akan 
keadilan dan kesejahteraan... meski pasti para orang tua kita bila mendengan 
kata federasi itu yang terbayang negara serikatnya bikinan van mook... yach 
memang sejarah indonesia itu berhimpitan dengan sejarah kepanduan itu 
sendiri... cuma kalau tak mau secara kritis kita melihat
 bagaimana kecenderungan ke depan soal kepanduan di indonesia ini dipaksakan 
spt sekarang saya kira kepanduan di indonesia yang dijalankan oleh gerakan 
pramuka itu sedang mati pelan-pelan atau bahkan sudah mati (yang ada hanya 
jasad tanpa jiwa...) jadi boleh coba solusinya 'silahkan masing-masing warga 
membuat kepanduannya masing-masing' dan nanti berhimpun di federasi kepanduan 
indonesia... hal ini tak usah dipahami sebagai perpecahan tetapi justru 
'interdependensi' satu sama lain 'bhineka tunggal ika' sementara gerakan 
pramuka kita itu mengabaikan kebhinekaan... thx

ddmariana


      

Kirim email ke