*The power of No!*

Pembaca, saya ingin share kepada Anda soal kekuatan dari mengatakan TIDAK
dalam hidup kita. Bukankah kita lebih banyak diajar untuk mengatakan YA
kepada orang lain serta tidak menolak orang lain, sejak kita masih kecil.

Jadi, adakah sisi positif dari mengatakan TIDAK dalam hidup kita. Tentu! Dan
saya berikan contoh kasusnya. Saya teringat saat saya memutuskan untuk
mengambil ilmu psikologi sebagai dasar basis ilmu saya, saat kuliah. Sanak
saudara saya mengatakan "Jangan deh. Apa sih yang bisa diharapkan dari ilmu
psikologi". Saya mengatakan TIDAK
kepada mereka. Dan saya sangat gembira karena bisa teguh pada keputusan
saya.

Ternyata ilmu psikologi menjadi fundamental yang bagus bagi saya dalam
menulis, memberikan training serta menjadi seorang pembicara. Begitu juga,
saat memulai karir sebagai trainer. Saya keluar dari perusahaan dan
meninggalkan karir yang begitu menjanjikan.

Ketika menjadi freelance trainer, berbagai perusahaan dan eksekutif search
mencari saya dengan berbagai paket yang menggiurkan. Tapi, saya senang bisa
berkata TIDAK pada tawaran mereka sehingga saya bisa berfokus untuk
mewujudkan impian saya, dalam usia yang relatif muda.

Pembaca, memang betul sejak kecil kita dibiasakan untuk mengatakan YA, tidak
boleh mengecewakan orang lain, membuat orang lain senang dengan setuju
ataupun memberikan peng-YA-an kepada mereka. Tetapi, ujung-ujungnya banyak
cita-cita dan mimpi yang akhirnya terkorbankan karena kita tidak mampu
berkata TIDAK. Percayalah, untuk bisa sukses kadang kita harus bisa belajar
mengatakan TIDAK pada tempatnya.


*Sikap negatif*

*Pertama*, mengatakan TIDAK kepada orang yang bersikap negatif terhadap de
dan mimpi Anda. Saya seringkali mengingatkan bahwa 'opini adalah komoditas
yang paling murah'. Saat Anda memberikan ide Anda, biasanya Anda harus siap
menerima berbagai komentar, termasuk segala komentar yang negatif.

Saat itu, lihatlah baik-baik dan lihat kredibilitas orang yang mengatakan.
Jika perlu, jangan membiarkan mereka mencuri mimpi Anda hanya karena sebuah
kata TIDAK yang mereka ucapkan.

Para penulis buku Chicken Soup for the Soul berisi kumpulan artikel
inspirasi terkenal sempat dibilang TIDAK oleh penerbit. Tetapi, karena
mereka tidak mau terpengaruh akhirnya buku tersebut hingga sekarang menjadi
buku yang begitu banyak menyentuh orang. Jadi, jika ada orang yang bermaksud
negatif dan mengatakan tidak kepada mimpi yang Anda yakini, katakan saja,
TERIMA KASIH dan teruslah berjuang untuk mimpimu.

*Kedua*, mengatakan TIDAK kepada aktivitas yang mengacaukan Anda dari
kegiatan yang produktif dan bermanfaat. Adalah sangat umum, godaan untuk
istirahat dan bersenang-senang memboroskan waktu dengan tidak produktif.
Terkadang ada pula godaan untuk chit-chat, godaan untuk ngobrol yang tidak
produktif ataupun acara-acara popular yang berlebih-an, yang akhirnya banyak
menghabiskan waktu Anda yang bermanfaat.

Terkadang, agar hidup Anda menjadi lebih berbuah, maka Anda harus berani
mengatakan TIDAK kepada mereka yang ingin mencuri waktu Anda. Ingatlah
selalu, 'kalau Anda tidak mulai belajar mengendalikan waktu Anda maka orang
lainlah yang mulai akan mengendalikan waktu Anda'. Take control of your own
time.

*Ketiga*, mengatakan TIDAK kepada tawaran-tawaran yang tampaknya menggiurkan
tetapi mengacaukan Anda dari cita-cita Anda. Memang, musuh dari sesuatu yang
baik adalah sesuatu yang lebih baik.

Kadang-kadang, ada hal-hal yang kelihatannya berguna dan bermanfaat, tetapi
kalau ki-ta perhatikan baik-baik, maka hal tersebut sebenarnya tidaklah
membawa kita lebih dekat dengan cita-cita kita.

Saya salut dengan seorang rekan saya yang membaktikan hidupnya untuk
melayani kehidupan rohani para mahasiswa. Saya tahu bahwa ia pun mungkin
membutuhkan dana untuk kehidupan keluarganya.

Tetapi saat ada undangan untuk berbicara di kota lain. Ternyata ia menolak
dengan mengatakan dengan sopan, "Iya saya memang membutuhkan dana tetapi
saya sudah memutuskan menghabiskan minggu ini untuk memberikan konseling
pada para mahasiswa dampingan saya. Terpaksa saya katakan TIDAK karena saya
sudah punya komitmen waktu dalam minggu ini".

*Keempat*, mengatakan TIDAK kepada berbagai godaan yang justru menjatuhkan
Anda dari sisi martabat dan moral Anda. Dikatakan bahwa seringkali HARTA,
TAHTA dan WANITA banyak menjadi godaan yang menjatuhkan. Kisah yang terjadi
sejak penciptaan manusia pertama.

Tetapi sering godaan ini akan bagus jika sejak awal kita tidak menerimanya.
Misalkan pernah tawaran mendapatkan proyek tertentu tetapi harus dengan
menyediakan wanita ataupun sejumlah uang suap.

Celakanya sekali kita terbiasa dengan proses kerja seperti ini, maka kitapun
akan jadi keterusan menjalankan bisnis dengan cara seperti itu. Dalam
situasi seperti ini, maka akan menjadi sulit bagi kita untuk mengajarkan
nilai-nilai yang positif dan baik kepada bawahan maupun anak-anak kita,
kalau kita sendiri tidak punya integritas.

aya masih ingat, betapa kagetnya saya saat seorang aktivis yang dulunya
dikenal jujur akhirnya terbukti korupsi dan masuk penjara. Ternyata segala
sesuatu dimulai dari 'menerima' dan terlalu toleran dengan hal yang kecil.
Ketidakmampuan mengatakan TIDAK akhirnya menjeratnya ke penjara.

*Kelima*, mengatakan TIDAK kepada orang yang mengatakan TIDAK kepada Anda.
Dalam hidup kadang-kadang kita harus persisten. Inilah maksud dari
keberanian mengatakan TIDAK ini.

Saya teringat dengan cerita lucu tentang seorang direktur yang mengatakan
bahwa dia telah menolak lima kali seorang sales yang melamar lewat
sekretarisnya untuk jadi sales di tempatnya.

Si sales ini dengan tersenyum hanya berkata, "Saya orang yang lima kali
ditolak itu!". Tetapi, akhirnya justru dialah yang diterima jadi sales.
Pembaca, kadang kita pun harus berani bilang TIDAK kepada orang yang berkata
TIDAK kepada kita.

Sumber: The power of No! oleh Anthony Dio Martin, Director HR Excellency

---
Hendry Risjawan


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke