*Adakah racun dalam diri anda??????? *
**

Dahulu kala dinegeri Cina adalah seorang gadis bernama Li-li.Ia baru menikah
dan tinggal di rumah mertuanya. Dalam waktu singkat ia tahu bahwa ia sangat
tidak cocok tinggal serumah bersama ibu mertuanya,karakter mereka sangat
jauh berbeda.Dan Li-li sangat tidak menyukai kebiasaan ibu mertuanya. Hari
berganti hari,bulan berganti bulan Li-li dan ibu mertuanya tidak pernah
berhenti berdebat dan bertengkar.


Yang paling Li-li kesal adalah adat kuno Cina yang mengharuskan ia harus
selalu menundukkan kepala untuk menghormati mertuanya dan mentaati segala
kemauannya.

Semua kemarahan dan ketidak bahagiaan didalam rumah itu menyebabkan
kesedihan yang mendalam pada hati suami Li-li yang berjiwa sederhana.
Akhirnya Li-li merasa tidak tahan lagi terhadap sifat buruk dan kelakuan ibu
mertuanya dan ia benar-benar bertekad untuk melaukan sesuatu. Li-li
menjumpai seorang teman ayahnya seorang sinshe yang bernama Wang yang
mempunyai Toko Obat Cina. Ia menceritakan semua situasinya dan minta
dibuatkan ramuan racun yang kuat untuk diberikan kepada ibu mertuanya.


Sinshe Wang berpikir keras sejenak lalu ia berkata:"Li-li,saya mau membantu
kamu menyelesaikan masalahmu tapi kamu harus mendengarkan saya dan mentaati
apa yang saya sarankan.

"Baik,saya akan mengikuti apa yang bapak katakan"

Sinshe Wang masuk kedalam dan tak lama ia kembali dengan menggenggam
sebungkus ramuan."Kamu tidak bisa memakai racun yang keras yang mematikan
seketika untuk menyingkirkan mertuamu karena hal itu akan membuat semua
orang curiga.

Oleh karena itu saya memberi kamu ramuan beberapa jenis tanaman obat yang
secara perlahan-lahan akan menjadi racun ditubuhnya."

Sinshe Wang melanjutkan,"Setiap hari,sediakan makanan yang enak-enak dan
masukan sedikit ramuan obat ini kedalamnya, lalu supaya tidak ada yang
curiga saat ia akan mati,kamu harus hati-hati sekali dan bersikap sangat
bersahabat dengannya, jangan berdebat dengannya,taati semua kehendaknya dan
perlakuan dia seperti seorang ratu."


Li-li sangat senang. Ia berterimakasih kepada Sinshe Wang dan buru-buru
pulang kerumah untuk melaksanakan niatnya membunuh sang ibu mertua. Minggu
demi minggu bulan demi bula berganti,setiap hari li-li melayani mertuanya
dengan makanan yang enak-enak yang sudah "dibumbuinya".



Ia mengingat pesan sinshe Wang tenteang mencegah kecurigaan,maka ia mulai
belajar untuk mengendalikan amarahnya,mentaati perintah ibu mertuanya dan
memperlakukannya seperti ibu kandungnya sendiri.

Setelah enam bulan berlalu,suasana di dalam rumah berubah drastis. Li-li
sudah mampu mengendalikan amarahnya sedemikian rupa sehingga ia menemukan
dirinya tidak lagi sering marah-marah atau kesal.

Ia tidak pernah lagi berdebat dengan ibu mertuanya.Selama enam bulan
terakhir ia mendapatkan ibu mertuanya kini lebih ramah padanya.


Sikap sang ibu mertua terhadap Li-li telah berubah dan mulai mencintai Li-li
seperti puterinya sendiri.Ia terus menceritakan kepada kawan-kawannya dan
sanak familinya bahwa Li-li adalah menantu yang paling baik yang ia peroleh.
Li-li dan ibu mertuanya saling memperlakukan satu sama lain seperti layaknya
seorang ibu dan anak sesungguhnya.


Suami Li-li sangat bahagia menyaksikan semua yang terjadi. Suatu hari Li-li
pergi menjumpai sinshe Wang dan meminta bantuannya sekali lagi.Ia
berkata,"Pak Wang,tolong saya untuk mencegah supaya racun yang saya berikan
kepada ibu mertua saya janagn sampai membunuhnya!" ia telah berubah menjadi
seorang ibu yang begitu baik sehingga saya sangat mencintainya seperti ibu
saya sendiri. Saya tidak mau ia mati karena racun yang saya berikan
padanya.."

Sinshe Wang tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepalanya:"Li-li,tidak ada
yang perlu kamu khawatirkan.Saya tidak pernah memberi kamu racun.
Ramuan yang saya berikan kepadamu hanyalah ramuan penguat badan untuk
menjaga kesehatan beliau.Satu-satunya racun yang ada adalah yang terdapat
didalam pikiranmu sendiri dan disalam sikapmu terhadapnya.."
"Tetapi semuanya telah disapu bersih dengan cinta yang kamu berikan
kepadanya.."

==========
Sadarkah anda bahwa sebagaimana anda memperlakukan orang lain maka
demikianlah persis bagaimana mereka akan memperlakukan anda?
Ada pepatah Cina kuno berkata :"Orang yang mencintai orang lain akan
dicintai juga sebagai balasannya."


---
Ir. Hendry Risjawan, MTC,EITC,CH,CHt,CHI
Ka. Trainers Club Indonesia
website: www.trainersclub.or.id
milis: [EMAIL PROTECTED]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke