Kalau saya sih punya ide saja, bagaimana mengurangi korupsi dengan
peningkatan pajak. Logikanya: daripada mencari koruptor satu2, pasti susah,
karena para penegak hukumnya saja sudah bejad mentalnya (terbukti dari
kejaksaan agung kan? belum lagi nanti MA, yg gak mau diaudit soal uang
perkara, tapi mulai juli memerintahkan untuk langsung dibayar ke bank...
kalau gak ada apa2, mestinya mereka mau aja diaudit kan?).

Idenya, orang korup pasti dapet duit banyak. Duit banyak pasti akan dipakai,
utk beli mobil, rumah, tanah, bikin perusahaan, dsb dsb. Semua pembelian itu
kan dicatat (mobil di samsat, tanah di BPN, dst). Nah, data-datanya tinggal
diambil oleh kantor pajak (yang berdasarkan UU perpajakan memang sudah punya
kewenangan untuk itu, sehingga tidak perlu ada peraturan baru). Lalu para
pemilik harta tadi dicek laporan pajaknya (SPT Tahunan). Kalau ada orang
katakanlah punya Honda Jazz seharga Rp150 juta (dibeli tahun 2007 misalnya)
tapi laporan pajak (SPT 2007) kok pajaknya cuma dikit, apalagi nihil, dengan
alasan sebagai pegawai negeri, maka tinggal ditagih saja berdasarkan
tambahan pembelian mobil tadi. Jadi, pendapatannya naik Rp150juta utk thn
2007, dan pajaknya otomatis juga naik. (Nah, bayangkan Jaksa Urip Tri
Gunawan yg terima Rp6M, pasti pajaknya banyak banget kan?).

Saat ini, pembayar pajak gak sampai 10 juta orang, padahal penduduk
Indonesia 220 juta. Terlalu sedikit pembayar pajaknya! Padahal menurut
Pemerintah, orang miskin "cuma" 16juta, menurut bank dunia (yg juga dikutip
Pak Wiranto) ada 40juta. Kalau data Bank Dunia benar, berarti penduduk yang
TIDAK MISKIN ada 220-40 = 180 juta. Dari yang tidak miskin tadi, seandainya
saja yang kaya ada 25%, berarti ada 45 juta orang. Jumlah ini yang akan
secara paksa terkena sistem informasi yang saya usulkan. Padahal, dirjen
pajak sendiri menetapkan target 10 juta wajib pajak saja tidak bisa
tercapai. Nah, dengan sistem informasi ini, pembayar pajak akan meningkat
lebih dari 4x. Penerimaan pajak akan meningkat secara signifikan, subsidi
BBM bisa dianggarkan, pembelian peralatan militer bisa dilakukan tanpa
makelar, dst...dst...

Ide rincinya ada di
http://maswing.wordpress.com/2008/02/07/berantas-korupsi/ kalau mau
ditengok.

Salam,

WWW

2008/7/2 desicthy <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Buat Kak Hendry dan kakak yg lain,
> Yg mungkin punya artikel bagaimana sikap kita tentang korupsi, ttg
> orang2 yg melakukannya, tentang idealisme kita menghadapi korupsi...
> Mau doong... Terimakasih sebelumnya.
> Desi
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke